100 Persen Peserta Tarian Telah Divaksin

By

JAYAPURA- Untuk mendukung pencegahan, pengendalian dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Papua selama pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX tahun 2021, maka semua warga masyarakat, terutama para panitia dan tim yang tergabung dalam PON harus di vaksin.

 Hal inilah yang menjadi perhatian utama Bidang Sosial Budaya (Sosbud) PB PON Papua dalam menyiapkan para penari kolosal dan penjemputan tamu harus semuanya telah divaksin dan dinyatakan bebas dari Covid-19, sehingga selama PON Papua berlangsung akan tetap diperketat dibagian tersebut.

Koordinator Bidang Sosial Budaya (Sosbud) Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) Papua, Dr. Septinus Saa, S.Sos, M.Si mengungkapkan bahwa untuk para penari kolosal dan penari penjemputan tamu yang disiapkan oleh Bidang Sosbud telah diwajibkan utnuk semuanya harus di vaksin.

“Para penari ini sudah hampir seratus persen sudah dilakukan vaksin dan kita utamakan agar para penari yang kita siapkan ini semuanya sudah di vaksin,” ungkapnya kepada wartawan di depan halaman Auditorium Universitas Cenderawasih (Uncen), Selasa (7/9) kemarin.

Kata Septinus, apabila ada para penari yang belum di vaksin, maka akan diupayakan sehingga semuanya bisa dapat di vaksin, sehingga semua penari yang berada di bagian Sosial Budaya (Sosbud) PB PON Papua semuanya sudah di suntik vaksin.

“Ini merupakan upaya dan komitmen kita di Bidang Sosbud PON Papua agar semua penari yang kita rekrut dan semua yang terlibat di dalamnya harus benar-benar sudah di vaksin. Hal ini sebagai upaya melakukan pencegahan terhadap Covid-19,” ujarnya.

 Septinus berharap, para penari kolosal dan penari penjemputan agar dapat menjaga kesehatan, kebugaran dan juga stamina, sehingga ikut bersama-sama dalam mensukseskan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX tahun 2021 yang akan berlangsung nanti.(bet/wen) 

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: