104 Warga Terjaring, 6 Orang Reaktif Covid-19

By

JAYAPURA-Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol. Gustav R. Urbinas mengatakan bahwa operasi yustisi akan lebih sering lagi dilakukan, agar masyarakat bisa lebih disiplin menerapakan prokes, terutama dalam menggunakan masker.

Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Gustav Urbinas

“Kita akan laksanakan tiap minggu, di mana lokasinya kita acak. Hari ini (kemarin) kita mulai dari Taman Imbi. Kita juga akan laksanakan karantina wilayah pada perekonomian dan jasa, khususnya yang tidak disiplin waktu aktivitas hingga pukul 20.00 WIT,” ujar Gustav Urbinas.

Kapolresta mengatakan, patroli dialogis dan imbauan sudah terus diberikan sepanjang bulan Juli ini. “Kalau masih tidak mengindahkan, terpaksa kita akan tutup beberapa wilayah pada pukul 20.00 WIT. Itu kita laksanakan dalam satu – dua hari ke depan, sampai seterusnya,” tegasnya.

Mengenai data hasil operasi yustisi, Kasatpol PP Kota Jayapura, Mukhsin Ningkeula menyebutkan, sebanyak 104 warga yang terjaring tidak mengenakan masker. Warga yang terjaring ini kemudian menjalani rapid antigen dan hasilnya 6 orang dinyatakan reaktif Covid-19. Warga yang reaktif ini langsung dibawa ke LPMP untuk perawatan lebih lanjut.

“Kemudian, 77 warga yang negatif mejalani sidang perkara di tempat. Dari 77 warga yang disidang, 63 warga masing-masing membayar denda sanksi Rp 200 ribu/orang, yang mana terkumpul Rp 12.663.000. Sedangkan 9 warga yang tak mampu membayar diinapkan 1×24 jam di Lapas Abepura. Adapun 3 warga merupakan anak di bawah umur yang kemudian dipulangkan kepada orang tuanya, serta 3 warga berhasil kabur akibat kelalaian petugas,” jelasnya.

Ditambahkan, operasi yustisi ini melibatkan 95 personel gabungan dari Dinkes Kota Jayapura, Satpol PP Kota Jayapura, Dinas Perhubungan Kota Jayapura, Polresta Jayapura Kota, Kodim 1705/Jayapura, Lantamal X Jayapura, Pomdam, Kejaksaan Negeri Jayapura, Pengadilan Negeri Kelas I Jayapura, Bank Papua, termasuk dari Dinas Sosial Kota Jayapura, Tagana, RAPI, dan ORARI yang ikut membackup. (gr/nat)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: