20 Pria Siap Disirkumsisi Prepex

By
dr. Inge Silvia  ( foto : Sulo/Cepos)

MERAUKE- Kepala Bagian Pemberantasan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr. Inge Selvia  mengungkapkan bahwa  November  2019 ini, sebanyak 20 pria dewasa  akan mengikuti  sirkumsisi prepex.  “Sudah satu kali rapat  untuk pelaksanaan rencana akan  sirkumsisi prepex tersebut,’’ kata Inge Selvia.   

   Untuk sirkumsisi  prepex  ini, nantinya akan dilakukan oleh dokter spesialis  bedah RSUD Merauke.   Dengan sirkumsisi   ini, maka jumlah pria dewasa yang  telah dan akan mengikuti  sirkumsisi prepex tersebut sebanyak 50-an  orang.  Dikatakan sirkumsisi prepex  ini  lebih pada program dengan tujuan untuk pencegahan HIV. Karena dipercaya dengan sirkumsisi   ini maka  alat kelamin pria akan  lebih bersih dari virus/kuman terutama dipercaya untuk mencegah IMS.

   “Karena pencegahan HIV itu rumusnya ABCDE. Sedangkan   F itu adalah sirkumsisi. Karena itu sudah diakui kementerian,’’ jelasnya di Kantor Bupati  Merauke, Rabu (6/11). 

     Selain  itu, lanjut  dr Inge Selvia, dalam rangka  Hari Kesehatan Nasional  tahun 2019 akan dilakukan sirkumsisi konvensional secara gratis di Kurik, Distrik Kurik,     sirkumsisi secara konvensional ini merupakan  kerja sama antara Puskesmas Kurik dan Puskesmas  Mopah.  

   Ditambahkan bahwa sirkumsisi prepex ini dikhususkan bagi pria  dewasa  mulai umur 15 tahun ke atas,   tanpa darah, tanpa gunting dan tanpa  jahit. Sedangkan sirkumsisi  konvensional  yang  dilakukan mulai dari anak-anak  dengan disuntik, digunting dan dijahit.  Soal jumlah penderita  HIV-AIDS  di Merauke,  Inge Selvia menambahkan  bahwa  berdasarkan data kumulatif yang ada sejak tahun 1992 sampai akhir bulan September 2019, jumlah penderita HIV di  Kabupaten Merauke sebanyak 2.295  orang. (ulo/tri)   

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: