Beranda Merauke Hari Ini 46 Mahasiswa Asmat Batal Kembali ke Manado

46 Mahasiswa Asmat Batal Kembali ke Manado

0

MERAUKE – Meski sebelumnya 46 mahasiswa asal Kabupaten Asmat diberitakan telah diberangkatkan menuju Manado dengan menggunakan KM Tatamailau pada Sabtu (14/) tapi ternyata puluhan mahasiswa ini memilih turun dari kapal lewat dek 5 sebelum kapal berangkat.  

   Danrem 174/ATW Brigjen TNI R.  Agus Abdulrrauf,  SIP,  melalui Kepala Penerangan Korem (Kapenrem)  174/ATW Mayor Inf. Suko Raharjo dikonfirmasi,  Senin 16 September 2019 menjelaskan bahwa para mahasiswa tersebut turun dari kapal dan batal berangkat ketika mendengar salah satu temannya dilaporkan meninggal di rumah sakit karena sakit.  Sehingga sebagai bentuk solidaritas,  para mahasiswa tersebut turun dan batal berangkat menuju Manado.  

  Dikatakan,  rombongan 46 mahasiswa ini tiba di Asmat pada hari Rabu 11 September 2019 sekitra pukul 01.00 WIT dengan menggunakan KM Tatamailau yang datang dari Tomohon Manado.

  Setibanya di Asmat, rombongan mahasiswa asal Tomohon melaksanakan pertemuan dengan bupati Asmat, wakil bupati Asmat, sekda Kabupaten Asmat, dan Kapolres Asmat di gedung Kesbangpol Kabupaten Asmat sebayak 45 orang dari jumlah rombongan mahasiswa dari Tomohon sebanyak 46 orang, namun salah seorang mahasiswa an. Efri sakit dan dirawat di rumah sakit sehingga ia tidak ikut dalam pertemuan tersebut.

  Setelah  pertemuan, Wakil Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo,S.T., mengumpulkan dan mendata semua mahasiswa sebanyak 45 orang yang rencana akan kembali ke asal universitasnya pada hari Sabtu tanggal 14 September 2019 dengan menggunakan kapal KM. Tatamailau dan apabila tidak berangkat maka nanti biaya kembali akan di tanggung masing – masing. 

 “Pada hari Sabtu tanggal 14 September 2019 pukul 08.00 WIT, sebagian besar mahasiswa sudah naik ke atas kapal KM. Tatamailau dengan menggunakan tangga dek 4 untuk berangkat dengan tujuan Pelabuhan Bitung, namun pada saat kapal menjelang berangkat para mahasiswa mendapat informasi bahwa ada salah seorang rekan mereka yang bernama Efri (efi) dari Kampung Yapem, Distrik Akat, Asmat mahasiswa UKIT Tomohon meninggal dunia di RSUD Agats karena sakit dan dimakamkan di hari tersebut, ” katanya.  

  Sebagai bentuk solidaritas sesama mahasiswa maka seluruh mahasiswa sepakat batal berangkat dan turun dari kapal KM. Tatamailau melewati tangga Dek 5 sehingga tidak termonitor oleh pihak-pihak terkait.

  Dengan adanya kejadian tersebut,  kata Kapenrem, rencana keberangkatan kembali para mahasiswa dari Kabupaten  Asmat menuju Kabupaten Tomohan, Sulawesi Utara masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari Pemda Kabupaten Asmat. (ulo/tri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here