77 Tahun jadi Momentum bagi Papua Bangkit dari Keterpurukan

By

Gubernur Papua Lukas Enembe memberikan duplikat bendera merah putih kepada Paskibraka Fransina Katerina Kelyombar Makmaker di Stadion Lukas Enembe, Rabu (17/8) kemarin. (FOTO:Elfira/Cepos)

Kapolda: Situasi Papua Kondusif di Moment 17 Agustus

JAYAPURA – Gubernur Papua Lukas Enembe menjadi Inspektur Upacara (Irup) saat peringatan HUT ke-77 Republik Indonesia yang dipusatkan di Stadium Lukas Enembe, (17/8) kemarin. Dalam peringatan HUT kemerdekaan tersebut, menampilkan atraksi bela diri dari TNI dan suling tambur.

 Gubernur Papua Lukas Enembe menyatakan, peringatan HUT ke-77 RI menjadi momentum bagi Papua untuk semakin maju dan bangkit dari keterpurukan. “Sedikit lagi Indonesia menuju satu abad di 2045. Jadi Papua harus lebih maju,” kata Lukas Enembe usai menjadi Irup.

 Gubernur lantas mengajak seluruh elemen masyarakat di Papua untuk memanfaatkan Kemerdekaan Indonesia yang diraih susah payah oleh para pahlawan bangsa sebelumnya. “Mari kita mengisi kemerdekaan dengan menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

 Sementara itu, Asisten II Setda Papua, Muhammad Musa’ad menyatakan HUT ke-77 RI ini harus menjadi momentum semakin membaiknya pembangunan di Papua. “Kita harus bangkit dari keterpurukan dan kemiskinan yang tinggi. Kita harus bangkit tinggalkan itu dan menatap masa depan yang lebih baik,” ucap Musa’ad.

 Dikatakan, peringatan ini juga adalah momentum untuk bersatu menjaga kedamaian di tanah Papua. Karena itu menjadi instrumen penting agar pembangunan bisa dilaksanakan.

“Sudah 77 tahun kita merdeka, mudah-mudahan nanti diusia 100 tahun dimana visi Indonesia emas pasti akan berdampak bagi pembangunan di Papua, sebagai bagian intergral NKRI,” ungkapnya.

 Musa’ad juga mendorong generasi muda setempat untuk bersatu dalam mengisi kemerdekaan Indonesia. Sebab, suatu negara kuat jika masyarakatnya bersatu, sebab perbedaan ini merupakan kodrat dan tidak bisa dihindari.

 “Dengan perbedaan itu harusnya menjadi kekuatan dan bersaing menjadi harmoni yang baik dan kita bersama-sama mengambil bagian dalam pembangunan di Indonesia,” tegasnya.

 Menurutnya, saat ini sudah terbukti banyak anak-anak bangsa Indonesia asal Papua yang turut berperan di tingkat nasional. “Ada yang jadi wakil menteri, kemudian anak muda Papua juga sudah ada yang memimpin daerahnya masing-masing. Jadi mari kita rapatkan barisan, satukan tekad memajukan Papua,” imbuhnya.

 Di tempat yang sama, Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri menyebut situasi Papua kondusif di moment 17 Agustus. “Bersyukur sejak kemarin hingga saat ini situasi di Papua kondusif, kemarin sempat ada kejadian pembakaran kantor DPRD di Intan Jaya. Tetapi kita berproses kita tidak mau  menuduh siapa siapa yang terpenting pelaksanaan 17 Agustus bisa terlaksana dengan baik,” kata Kapolda kepada wartawan usai upacara HUT ke -77 RI.

 Kapolda juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Papua yang ikut bagian dalam merayakan HUT ke-77 RI. “Saya berharap dengan usia 77 tahun ini  kita bisa merajut kebersamaan dalam bingkai NKRI dan memajukan Papua lebih baik dari hari kemarin,” pesan Kapolda.

 Sementara itu, Pangdam  XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Teguh Muji Angkasa menyebut Papua dalam keadaan aman. Beberapa kejadian kemarin sudah diatasi, dan Kodam sendiri selalu berkoordinasi untuk mencari pelaku yang melakukan hal hal yang tidak baik dan tidak patut. “Pada umumnya semua wilayah di Papua hingga saat ini keadaan aman dan kondusif,” kata Pangdam.

 Di momentum kemerdekaan, Pangdam berpesan kepada masyarakat bisa mengambil hikmah dan pelajaran dari nilai nilai perjuangan bangsa Indonesia yang dulu benar benar berjuang meraih kemerdekaan. (fia)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: