ABK KM Sapurasa Ditemukan Tidak Bernyawa Lagi

By
Jenazah ABK KM Sapurasa,  Yoni yang ditemukan tak bernyawa lagi saat dievakuasi ke Kamar Mayat RSUD Merauke,  Rabu (10/7)  ( FOTO : Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke for Cepos)

MERAUKE- Setelah melalui pencarian akhirnya ABK KM Sapurasa I Yoni (36)  berhasil ditemukan dalam keadaan tak bernyawa, Rabu (10/7)  sekira   pukul 16.25 WIT,  kemarin.  Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Merauke Darmawan,  semalam mengungkapkan bahwa penemuan korban berawal ketika pada pukul 16.25 WIT  salah seorang personel Rescuer melihat sesosok tubuh manusia terapung-apung di air.

   Sesosok tubuh sudah tidak bernyawa ditemukan pada posisi  08⁰27’41,68” S – 140⁰21’29,58” E atau berdekatan dengan bangkai sebuah kapal kargo yang terbalik di sekitar Muara Sungai Maro. Namun untuk memastikan apakah betul itu adalah korban yang dicari masih perlu dilakukan pemeriksaan oleh tim medis. 

  “Proses memasukkan jenazah ke dalam kantong jenazah tidak memakan waktu lama, hanya butuh waktu sekitar setengah jam kantong jenazah sudah berada di mobil ambulance yang sudah bersiap di atas dermaga Perikanan. Kantong jenazah akan dibawa ke RSUD untuk proses medis,” jelasnya. Setelah tiba di kamar jenazah dan pihak keluarga melihat langsung, dikenali bahwa korban adalah Yoni.

  Menurut Darmawan, awalnya Hasan sempat merasa ragu apakah betul itu korban yang dicari karena sepintas terlihat seperti jerigen minyak yang mengapung dalam penglihatannya. Intuisinya berkata lain, oleh karenanya ia meminta kepada driver perahu karet yang digunakan bersama dengan rekan-rekan setimnya untuk mendekati benda mengapung tersebut.

   “Saat perahu karet semakin dekat, semakin terlihat jelas bahwa itu adalah tubuh manusia” terangnya.  “Saat kami masukkan tubuhnya ke dalam kantung jenazah  di lehernya tergantung sebuah radio FM kecil dan di mukanya seperti lebam kena benturan, tapi biarlah rumah sakit yang memeriksanya nanti” pungkasnya.

  Setelah proses evakuasi selesai dan korban ditetapkan adalah korban yang dicari tersebut, maka menurut Darmawan operasi SAR dinyatakan ditutup.

 Kepala Kantor Pencarian Dan Pertolongan Merauke Raymond Konstantin, S.E, kata Darmawan mengucapkan  terima kasih pada segenap unsur potensi SAR yang terlibat dalam operasi SAR baik TNI, POLRI, Merauke Rescue Squad serta masyarakat. Segenap unsur ditarik kembali ke kesatuan masing-masing dan operasi SAR dinyatakan ditutup.(ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: