Agustus, Jembatan Sungai Entrop Dibangun

By
SIAP DIBANGUN: Tampak kondisi arus lalu lintas di ruas jalan Entrop-Abepura tepatnya di Jembatan Sungai Entrop, Jumat (5/7). Jembatan ini akan dibongkar dan dibangun baru mulai Agustus mendatang. ( FOTO : Takim/Cepos)

Jembatan Dikerjakan, Arus Lalulintas Dialihkan

JAYAPURA-Banjir yang sering terjadi di ruas jalan Abepura-Entrop mulai dari depan CV Tomas hingga pertigaan PTC-Jaya Asri mendapat perhatian pemerintah. 

Jembatan Sungai Entrop yang berada di dekat Kantor Lurah Entrop, Distrik Jayapura Selatan (Japsel) rencananya akan dibongkar dan dibangun baru. 

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XVIII Jayapura, Osman Harianto Marbun mengatakan, pembongkaran dan pembangunan Jembatan Entrop rencannya mulai dilakukan Agustus 2019.  

 “Tahun ini akan dilakukan pekerjaan di wilayah Entrop, Distrik Jayapura Selatan dengan dua jenis pekerjaan yaitu satu jembatan dan jalan sekaligus drainase,” ungkap Osman Marbun saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Jumat (5/7).

Pembangunan ini menurut Osman Marbun dilakukan untuk mengatasi persoalan banjir yang selama ini melanda di ruas jalan tersebut. “Kasihan rumah warga kalau banjir. Karena air dari dalam SMAN 4 Jayapura dengan volume yang sangat besar masuk di pemukiman warga, sekaligus membuat akses jalan terganggu dan tidak bisa dilalui akibat banjir,” bebernya. 

Dikatakan, jembatan yang ada saat ini rencananya dibongkar dan selanjutnya dibangun yang baru. Osman Marbun mengatakan, jembatan yang akan dibangun nanti, lebih tinggi dan lebar dibanding jembatan yang lama.

“Tingginya kurang lebih 4 meter dan lebarnya akan disesuaikan dengan lebar jalan yaitu 9 meter,” ujarnya. 

Selain pengerjaan jalan, Osman Marbun mengatakan juga akan dilakukan peningkatan ruas jalan mulai dari depan CV Tomas serta pembangunan drainase.  

“Ruas jalan sepanjang kurang lebih 120 meter mulai dari depan CV Tomas akan dinaikkan kurang lebih 1 meter. Selain itu juga diperlebar dari 7 meter menjadi 9 meter. Termauk drainasenya juga akan diperlebar kurang lebih 2 meter,” tambahnya. 

Pembangunan Jembatan Sungai Entrop dan peningkatan ruas jalan serta drainase menurutnya menggunakan anggaran perawatan dan  perbaikan jalans epanjang 501 Km yaitu dari Jayapura hingga Nimbokrang. “Kita berharap nantinya setelah jembatan dan jalan ini rampung, tidak terjadi lagi banjir di ruas jalan tersebut,’ tutupnya. 

Terkait dengan pembangunan Jembatan Sungai Entrop dan peningkatan ruas jalan mulai dari depan CV Tomas, maka bisa dipastikan akan dilakukan pengalihan arus lalu lintas dari arah Entrop menuju Abepura dan sebaliknya.

Kapolres Jayapura Kota, AKBP. Gustav R Urbinas melalui Kasubag Humas Polres Jayapura Kota, Iptu Jahja Rumra mengatakan, pelaksanaan  pekerjaan jalan dan jembatan di Entrop menunggu hasil putusan  rapat pimpinan yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 Juli tahun  2019.

“Apa yang diputuskan dalam rapat pimpinan nanti, Polisi tetap mendukung demi kelancaran lalulintas bagi masyarakat Kota Jayapura,” ucap Jahja kepada Cenderawasi Pos, Jumat (5/7).

Dikatakan, sebelum dilakukan pembangunan jalan dan jembatan, rencananya dilakukan ujicoba rekayasa lalu lintas mulai tanggal 8 hingga 10 Juli 2019. Hasil ujicoba rekayasa ini nantinya akan dibicarakan dalam rapat pimpinan yang akan dilaksanakan di Aula Polres Jayapura Kota, Kamis (11/7) memdatang.

Di tempat terpiah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Kawasan Pemukiman (PUPR PKP)Kota Jayapura Nofdi J.Rampi, menyambut baik rencana pembangunan jembatan dan peningkatan jalan di daerah Entrop yang akan dilaksanakan BBPJN XVIII Jayapura.

Nofdi mengakui pembangunan jembatan dan peningkatan ruas jalan tersebut, akan memberikan dampak positif terhadap kenyamanan masyarakat saat melewati ruas jalan Entrop-Abepura. 

 “Dalam perbaikan jalan, saya harap juga harus diperhitungkan dampaknya, jangan sampai kerjanya terlalu lama. Namun, harus bisa dikebut dan melalui perencanaan yang baik, sehingga, hasilnya juga baik,”ungkapnya, Jumat(5/7) kemarin.

Nofdi meminta masyarakat tetap  harus sabar, dan jangan banyak mengeluh saat dilakukan perbaikan jalan dan rekayasa lalu lintas. Karena bagaimanapun jika ini benar-benar dilakukan, tentu ada risikonya.   “Karena ini proyek bukan dari Kota Jayapura, tentu kami menyambut baik, dan diharapkan kerjanya juga maksimal,”tandasnya.(kim/fia/dil/nat)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: