Agustus, Telkomsel akan Migrasikan Jaringan 4G/LTE

By

Manager Telkomsel Branch Jayapura Nur Syaiful Annas.

Di Kota Jayapura, Keerom dan Deiyai 

JAYAPURA – Telkomsel kembali melakukan pengalihan layanan jaringan 3G ke 4G/LTE secara bertahap di seluruh kota di Indonesia. Di Papua sendiri Kota Jayapura, Kabupaten Keerom, dan Kabupaten Deiyai akan dijadwalkan berlangsung pada bulan Agustus 2022 mendatang. Layanan 3G nantinya akan dinonaktifkan secara permanen dan tidak dapat dinikmati kembali.

 “Kami akan melakukan migrasi ke 4G, jadi pelanggan kami arahkan menggunakan fasilitas 4G Telkomsel. Jaringan 3G akan kami matikan di Agustus ini. Paling tidak ada 3 kabupaten/kota. Kami harapkan sebelum itu pelanggan bisa migrasikan kartu ke 4G/LTE,” Jelas Manager Telkomsel Branch Jayapura Nur Syaiful Annas, Kamis (21/7).

 Ia mengatakan pelanggan bisa mengecek kartu SIM lewat *888*47# jika chip belum 4G pelanggan dapat mendatangi ke sejumlah titik-titik yang disediakan oleh Telkomsel untuk melakukan migrasi kartu. Sebelum mematikan jaringan 3G, maka 4G sudah siap digunakan.

 “Untuk pelanggan di Kota Jayapura dapat mengunjungi GraPARI Mal Jayapura dan GraPARI Mitra Abepura, dimana proses migrasi kartu ini tidak dikenai biaya. Selain itu pelanggan juga bisa datang ke kantor Telkomsel Authorized Partner (TAP) hingga melalui layanan sejumlah mitra e-commerce,” tambah Annas.

 Lanjutnya,  untuk semakin memperluas layanan migrasi dan mempermudah pelanggan, Telkomsel juga bekerja sama dengan outlet atau penjual pulsa.

 Di Kota Jayapura ada 304 Kios 4G dan Kabupaten Keerom 52 Kios 4G. Pelanggan bisa memilih sesuai dengan kebutuhan masing-masing maupun lokasi yang terdekat. Ia mengatakan masyarakat sudah banyak beralih ke jaringan 4G. 

 Lanjutnya, pelanggan tidak perlu khawatir terkait perubahan nomor yang saat ini digunakannya, karena yang berganti hanyalah fisik kartunya saja, sedangkan nomor dan paket yang dimiliki pelanggan tidak mengalami perubahan. Bagi pelanggan yang telah melakukan migrasi kartu, Telkomsel memberikan tambahan kuota khusus di jaringan 4G/LTE secara gratis mulai dari 15GB hingga 30GB.

 “Bagi pelanggan yang masih menggunakan handphone jadul (jaman dulu), masih dapat menikmati layanan telepon dan SMS. Layanan 2G masih beroperasi dan dapat dinikmati secara menyeluruh. Namun, kami menghimbau agar pelanggan dapat beralih menggunakan handphone yang mendukung layanan 4G/LTE untuk dapat mengakselerasi adopsi dan adaptasi gaya hidup digital melalui pemanfaatan teknologi telekomunikasi terdepan yang lebih inklusif,” kata Annas.

 “Saat ini di wilayah Branch Jayapura masih terdapat sekitar 3% pelanggan yang belum migrasi menggunakan uSIM. Kami terus menerus melakukan sosialisasi baik secara langsung, door to door, di tempat keramaian, broadcast, hingga menjemput bola mendatangi pelanggan untuk memastikan agar semuanya sudah menggunakan uSIM dan layanan 4G/LTE,” pungkasnya. 

 Sementara itu Heri Suryanto selaku Manager Network Service Telkomsel Jayapura mengatakan Dialihkannya 3G ke 4G dikarenakan secara teknologi 4G menjadi transisi untuk kecepatan data. Untuk daerah pegunungan 4G memang tidak sebagus dengan daerah kota. Tapi pihaknya mengatakan masih dalam kajian dan pembahasan solusi bersama Bakti Kominfo.(cr-268/ary)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: