Apel Siaga, Optimalkan Fungsi Karantina

By

Apel siaga dalam rangka mengoptimalkan fungsi karantina di perbatasan RI-PNG, PLBN Sota,  yang dipimpin langsung  Inspektur Jendral Kementrian Pertanian Republik Indonesia Dr. Jan Samuel Maringka, Selasa, (1/11).     

MERAUKE  – Wilayah Timur Nusantara, yakni Merauke merupakan kabupaten terluas di Papua dan Indonesia, dengan luas 46.791,63 Km2. Sektor pertanian menyumbang 22,69% ekonomi Merauke, paling tinggi dibanding sektor lain. Sektor pertanian, kehutanan dan perikanan menyerap 47% dari angkatan kerja di Merauke.

Jumlah hewan ternak besar di Kabupaten Merauke mencapai 69.524 ekor. Jumlah ini didominasi oleh sapi potong sebanyak 41.967 ekor, kemudian babi 14.138 ekor. Badan Karantina Pertanian melalui Karantina Pertanian Merauke memiliki tugas dalam mencegah masuk dan keluarnya hama dan penyakit Karantina dari dalam maupun luar negeri.

Indonesia sebagai daerah kepulauan berbatasan langsung dengan beberapa negara, salah satunya PNG di bagian Selatan Papua. Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Sota merupakan pintu pemasukan dan pengeluaran media pembawa yang resmi dari pemerintah. Berbagai komoditas pertanian Indonesia yang rutin dilalulintaskan ke PNG.

Upaya yang sudah dilakukan Karantina Merauke dalam menjaga ketahanan pangan ialah melakukan pemeriksaan, baik pemeriksaan administratif maupun fisik terhadap komoditas pertanian yang dikirim ke PNG maupun yang masuk Indonesia.

“Hal ini guna mencegah tersebarnya Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) dan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) terhadap komoditas pertanian serta hewan ternak demi menjaga keamanan pangan,” ungkap Cahyono, selaku Kepala Karantina Pertanian Merauke. Cahyono menambahkan, di sekitar PLBN Sota terdapat jalur-jalur tidak resmi yang masih digunakan masyarakat untuk menyelundupkan berbagai barang ilegal. (ulo/tho)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: