Asops Kapolri Kunjungi Papua, Apresiasi Kinerja Anggota Damai Cartenz

By

Asops Kapolri Irjen Pol. Agung Satya. I.E., S.H., S.I.K., M.Si didampingi Ka Tim Wasops Brigjen Pol. Purwolelono, S.I.K., M.M., beserta rombongan melakukan supervisi Operasi Kepolisian Terpusat “Damai Cartenz-2022”, Rabu (7/12). (FOTO:Polda Papua)

JAYAPURA – Asops Kapolri Irjen Pol. Agung Satya. I.E., S.H., S.I.K., M.Si didampingi Ka Tim Wasops Brigjen Pol. Purwolelono, S.I.K., M.M., beserta rombongan melakukan supervisi Operasi Kepolisian Terpusat “Damai Cartenz-2022” di wilayah hukum Polda Papua secara tatap muka dan zoom meeting.

Kedatangan rombongan Asops Kapolri disambut Wakapolda Papua Brigjen Pol. Ramdani Hidayat, S.H. Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Alfred Papare, S.I.K., Ka Ops Damai Cartenz 2022 Kombes Pol Muhammad Firman, S.IK., M.Si. serta seluruh pejabat utama Polda Papua di Aula Rastra Samara Polda Papua, Selasa (6/12).

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Papua mengatakan bahwa Polri sebagai alat Negara turut mengimplementasikan hal pendekatan-pendekatan dengan membangun interaksi dengan metode soft approach. Konsep ini tertuang didalam pergelaran Operasi Damai Cartenz 2022 yakni antara lain Koteka, Kasuari, Si-Ipar, Peka, Matoa, Papeda, Tifa, Keladi Sagu, Gempita, dan Pace Mace Pol.

“Karena seperti yang diyakini oleh kita semua konsistensi pendekatan kemanusiaan dengan kasih di Papua merupakan instrumen terbaik untuk dapat mentransformasi konflik dan persoalan menjadi suatu upaya membina damai dalam jangka panjang,” ucap Wakapolda Papua.

Sementara itu, Asops Kapolri mengatakan bahwa didalam Kepolisian yang diingini yakni menjaga kehidupan ini agar peradaban bisa lebih baik dan ingin membangun kemajuan ini dari Sabang sampai Merauke sebagaimana amanah Inpres No. 9/20 kepada Polri untuk fokus dalam membangun kesejahteraan Papua.

“Ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan dalam operasi ini bahwa perubahan dari kewilayahan menjadi terpusat tentunya bukan hal yang mendasar, namun esensinya operasi harus tetap dilaksanakan dan berhasil guna dan tentunya kita ingin menjalankan standar operasi ini dengan baik untuk dapat mencapai tujuan yang bermartabat,” ungkapnya.

Lanjut, Asops Kapolri mengatakan ingin merumuskan agar operasi ini dapat menjalankan standar pos yang aman di daerah rawan Papua serta kelancaran logistiknya, sehingga evaluasi yang baik dapat menentukan sesuatu yang tepat. Berkaitan dengan perbantuan lainnya kita juga akan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi di Tanah Papua.

“Prinsipnya tidak ada kata mundur untuk menghadapai tantangan seberat apapun, namun dengan kepandaian dan kecerdasan kita semuanya, saya harap kita dapat menyusun operasi yang lebih baik di tahun 2023. Spirit saya bahwa kehidupan adalah nilai yang lebih tinggi dan saya ingin menjaga itu,” pungkas Irjen Agung.(gin)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: