Beranda OLAHRAGA Banamkan Bali United 2-1

Banamkan Bali United 2-1

0
Pemain Galanita Persipura Jayapura Tolikara saat berfoto bersama wasit dan juga pemain Bali United Putri pada lanjutan serie 4 Liga 1 putri 2019 di Stadion Gajayana Malang, Selasa (19/11).( FOTO: Rika For Cepos)

Galatia Persipura Tolikara

JAYAPURA – Meski memastikan tiket semi final Liga 1 putri 2019, tidak membuat permainan Persipura Jayapura Tolikara menurun. Mereka tetap tampil garang dengan menggilas lawan-lawannya di serie terakhir pool A, atau serie empat. Pertandingan pertama berhasil menumbangkan Arema FC putri dengan skor 3-0, sehari kemudian kembali mengalahkan PSM Makassar putri dengan skor 2-0. Selasa (19/11) di Stadion Gajayana Malang, tim asuhan Samuel Weya itu berhasil mengalahkan Bali United putri dengan skor 2-1.

Saat ini, Persipura mengemas poin 40 dari hasil 12 kali menang, sekali seri dan sekali kalah. Dilaga terakhir penyisihan serie empat, Srikandi Bumi Cenderawasih akan menghadapi Persebaya Surabaya putri di Stadion yang sama, Jumat (22/11).

“Meski kita sudah memastikan diriri lolos ke babak semifinal, namun kami tetap akan tampil profesioanl, kami akan berusaha untuk bisa menyapuh bersih semua pertandingan di serie terakhir, tidak ada ampun bagi tim lawan untuk mengalahkan kami,” ungkap Samuel Weya, pelatih kepala Persipura Jayapura Tolikara putri saat dihubungi Cenderawasih Pos via telepon selulernya, Selasa (19/11) sore kemarin.

Namun Samuel berharap, wasit yang memimpin jalannya pertandingan dilaga berikutnya, dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Pasalnya, ia menilai timnya kerap dirugikan oleh keputusan wasit dalam pertandingan.

“Meski kami menang, bukan berarti kami tidak menyoroti kepemimpinan wasit, karena wasit sering melakukan keputusan-keputusan yang sangat merugikan kami. Seperti dalam pertandingan hari ini (Bali United), kami sangat dirugikan, banyak keputusan yang sangat keliru, semoga pertandingan berikutnya bisa lebih baik lagi,” ujarnya.

Disinggung soal laga terakhir, Samuel menjelaskan jika ia tetap mempertontonkan pertandingan yang menarik, meski hasil pertandingan tersebut tidak berarti apa-apa bagi kedua tim, sebab Persebaya Surabaya putri pun gagal melangkah pada babak berikutnya.

Sementara untuk persiapan babak semi final, Samuel menuturkan bahwa secara teknis pemainnya sudah sangat siap. Apalagi babak semifinal akan dilaksanakan menggunakan sistem home-away.

“Persiapan saat ini kami sangat siap, perkembangan pemain dari pertandingan ke pertandingan terus menunjukan kemajuan, sehingga mereka tetap yakin bisa mencapai target untuk membawa pulang gelar juara. Dan semoga kami bisa mengunakan Stadion Cenderawasih Biak, karena jika di sini (Malang) kami sangat kesulitan mendapatkan lapangan latihan sehingga itu menjadi kendala besar buat kami selama bermain di Malang,” jelasnya.

Diketahui, saat ini empat tim telah dipastika meraih tiket empat besar, atau babak semifinal, dari pool A ada Persipura dan Arema FC, pool B diwakili oleh PS Tira Persikabo dan Persib Bandung. (eri/gin).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here