Bantu Nelayan Kampung Enggros, Dinas Perikanan Pasang Rumah Ikan

By

Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura Matheys Sibi, S.ST.Pi.,M.Si, saat berbincang dengan Ketua Kelompok Nelayan Kampung Enggros Soni Meraudje dalam pemasangan rumah ikan di sekitaran laut Teluk Youtefa Kampung Enggros, Sabtu (2/7) (FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA- Dalam rangka membantu nelayan Kampung Enggros dalam meningkatkan perekonomiannya dan mengembalikan populasi ikan serta menjaga lingkungan. Dinas Perikanan Kota Jayapura membantu 80 unit pemasangan apartemen atraktif atau rumah ikan di perairan Teluk Youtefa tempat nelayan kampung enggros menangkap ikan.

 Kepala Dinas Perikanan Kota Jayapura Matheys Sibi, S.ST.Pi.,M.Si,mengatakan Dinas Perikanan Kota Jayapura telah membantu nelayan Port Numbay dalam memasang rumah ikan dari lima tahun lalu, mengingat seiring dengan maraknya pembangunan membuat benih ikan yang biasanya banyak kini sudah mulai habis karena adanya pembangunan jembatan Youtefa, jalur Ringroad, pembangunan tempat usaha dan lainnya.

 Sehingga upaya yang dilakukan Dinas Perikanan Kota Jayapura adalah membantu memberikan rumah ikan untuk ditenggelamkan di perairan Teluk Youtefa di Kampung Enggros agar ikan banyak kumpuldan nelayan Kampung Enggros lebih mudah menangkap ikan. Dimana diketahui nelayan sebagai mata pencaharian sehari-hari masyarakat Enggros.

 “Dengan membantu memberikan rumah ikan kita bisa  memperbaiki ekosistem perairan yang rusak akibat terjadi degradasi lingkungan, kemudian kerusakan lingkungan,  penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan, sehingga berdampak ke penurunan sumber daya ikan, salah satu upaya pemerintah khususnya Pemerintah Kota melalui Dinas Perikanan Kota Jayapura kita menempatkan atau memasang rumah ikan pada lokasi-lokasi yang kita survei bahwa sumber daya ikannya menurun kami memasang kurang dari 80 modul rumah ikan di Teluk Youtefa khususnya di kampung Enggros,’’Katanya saat ikut merakit dan memasang rumah ikan di perairan laut Teluk Youtefa Kampung Enggros, Sabtu (2/7)kemarin.

 Diakui, Matheys memilih kampung Enggros karena dari survei kampung Enggros hampir rata-rata masyarakat suka menangkap anakan ikan dari alam khusus ikan bubara dan baronang. Dengan meningkatnya tangkapan  nanti bisa dijual ke para pembudidaya untuk dibudidayakan di keramba .

Diakui, untuk rumah ikan sendiri produk dari Kementerian Kelautan Perikanan melalui Balai Besar Penangkapan Ikan yang ada di Semarang, jadi tidak dijual belikan di sembarang tempat hanya diproduksi oleh Balai Besar di Semarang, rumah ikan didatangkan dalam bentuk partisi kemudian dirakit.

Diharapkan dengan pembuatan rumah ikan yang ditenggelamkan di perairan Teluk Youtefa Kampung Enggros bisa dijaga dengan baik, sehingga ekosistem budi daya ikan bisa semakin banyak dan perekonomian nelayan Kampung enggros bisa terus membaik. Inilah wujud perhatian dan kepedulian Pemkot Jayapura.

 Sementara itu, Ketua Kelompok Nelayan Kampung Enggros Soni Meraudje mengaku, sangat bersyukur dan berterimakasih dengan pemasangan rumah ikan yang akan membantu nelayan dalam mendapat bibit ikan di laut, sehingga tidak ada kesulitan dalam menangkap ikan.

 Pasalnya dengan adanya pembangunan Jembatan Youtefa dan jalan ring road tentu berdampak pada ekosistim di laut mulai berkurang, dan berdampak pada penangkapan ikan nelayan juga berkurang.(dil/gin)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: