Banyak Pengabdian di Bidang Lain, Siap Bantu Pemkot bila Diminta Pendapat

By

Mantan Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano dan Mantan Wakil Wali Kota Jayapura Dr Ir H Rustan Saru, MM. ( FOTO:Ayu/Cepos)

Mengintip Aktifitas Mantan  Wali kota dan Mantan Wakil Walikota Jayapura

Setelah mengakhiri masa jabatan pada 22 Mei lalu, Dr Benhur Tomi Mano, MM dan Dr H Ir Rustan Saru, MM tak lagi menjabat Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jayapura. Setelah tak lagi aktif di pemerintahan, lantas apa saja kegiatan dan kesibukan keduanya?

Laporan: Rahayu Nur Hasanah_Jayapura

Mantan Wali Kota Dr Benhur Tomi Mano dan mantan Wakil Wali Kota Jayapura Dr Ir H Rustan Saru, MM telah mengakhiri dengan baik, tugas dan tanggung jawabnya sebagai pemimpin di tanah Port Numbay. Berbagai prestasi/penghargaan dan keberhasilan telah diraih dan mendapatkan apresiasi dari masyarakat.

  Capaian kerja itu, tidak semudah membalik tangan. Harus diraih dengan kerja keras, mulai dari pagi hingga sore bahkan malam. Hal itu yang selama ini dilakukan oleh pasangan yang akrab disebut BTM-Harus ini. Kini kesibukan sebagai pemimpin Kota Jayapura ini, tak lagi ditanggung mantan pemimpin kota ini. 

 Tentu banyak menarik perhatian, ketika melepas semua aktifitas itu, lantas apa yang dikerjakan mantan wali kota dan wakil wali kota ini.  Meski  tak lagi menyandang jabatan Walikota dan Wakil Walikota,  namun BTM-Harus  nampaknya tetap  berkomitmen untuk terus berkarya dan menebar manfaat bagi masyarakat, sesuai jalan dan tugas kemasyarakatan yagn diemban keduanya. 

   Dr Benhur Tomi Mano atau yang akrab disapa BTM, sendiri mengaku masih aktif menjalankan beberapa organisasi diantaranya Ketua FKPPI Provinsi Papua yaitu membina anak-anak TNI Polri yang masih aktif. Ketua Granat Provinsi Papua untuk mencegah pemuda Papua dari narkoba dan zat adiktif lainnya. Juga ketua Prabu Lima Papua, yaitu organisasi yang dibentuk oleh tim suksesnya Jokowi untuk menjaga NKRI, Pancasila dan UUD 45.

  “Selain itu saya juga masih sebagai ketua Asprov PSSI,  menangani  sepak bola juga sebagai ketua KONI  yang dalam waktu dekat akan melakukan musyawarah untuk mengganti jabatan, dan saya sudah selesai dalam bulan Mei ini, dan juga Ketum Persipura Jayapura, kita mempersiapkan di liga 2,” ujar Benhur Tomi Mano saat ditemui pekan kemarin.

    Selain itu pihaknya juga aktif dikegiatan keagamaan terutama di gereja gereja. Menurutnya, saat ini hidupnya menjadi lebih santai. Karena kini bisa bangun lebih siang yaitu jam 8 dan jam 9 pagi, berbeda dari sebelumnya yaitu jam 4 pagi. 

  “Jadi sekarang waktunya lebih banyak untuk berolahraga dan bersama keluarga. Tapi saya tetap bersedia apabila bapak Plh. meminta pandangan dan pendapat maka saya akan datang dan siap untuk membantu beliau,” imbuhnya.

  Tak hanya itu, Dr Benhur Tomi Mano pekan kemarin juga dipercayakan untuk menjadi staf khusus di Kementerian Sosial. Hal ini tidak terlepas dari relasinya dengan Mensos Dr Risma Harini yang begitu baik, bahkan sempat berkunjung beberapa kali ke Kota Jayapura. Tentu dianganya Dr Benhur Tomi Mano sebagai Staf khusus ini, karena penilaian positif  dari Mensos Risma Harini terhadap BTM selama bekerja dan memimpin Kota Jayapura. 

  Sementara itu Mantan Wakil Wali kota, Ir. Rustan Saru  setelah melepas jabatan Wakil Wakil Kota Jayapura, juga masih disibukkan dengan sejumlah jabatan dan tugas lain di luar pemerintahan. Menurut Ketua PMI Cabang Jayapura ini, pelayanan dan pengabdian tak akan putus. Hanya berbeda waktu dan tempat saja.

    Di lingkup sosial dan kemanusiaan sebagai ketua PMI Kota Jayapura, pihaknya memberikan pelayanan donor darah, bencana maupun kesehatan. “Saat ini kita terus galakkan di beberapa titik bekerjasama dengan beberapa BUMD BUMN, TNI Polri, Paguyuban dan sejumlah sekolah,” ujar Rustan Saru.

  Selain itu pihaknya juga sebagai dewan pengawas PDAM, aktif memberikan masukan-masukan kepada perusahaan maupun pelanggan agar air bersih bisa terdistribusi ke seluruh Kota. Tak ketinggalan sebagai seorang tokoh politik aktivitasnya mengkawal aspirasi masyarakat melalui partai untuk DPR. 

  “Disamping itu ada juga sosial kemasyarakatan dan keagamaan, karena kami juga membina beberapa pesantren. Ini semua sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, bangsa dan negara,” tandasnya. (*/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: