Beranda Merauke Hari Ini BB Kayu dan Truk Dirampas Negara, Terdakwa Minta Mobil Dikembalikan

BB Kayu dan Truk Dirampas Negara, Terdakwa Minta Mobil Dikembalikan

0

MERAUKE- Barang bukti  berupa 123 batang kayu   dan mobil truk  yang digunakan mengangkut  kayu  tersebut  saat  ditangkap,   oleh Jaksa Penuntut Umum  Veronika Oktafia, SH, menuntut   dirampas   untuk negara dalam sidang yang digelar  beberapa  saat lalu.   Atas  tuntutan  tersebut,  terdakwa H. Pakitta mengajukan pledoi atau pembelaan atas  tuntutan tersebut. 

   Dalam pledoinya, terdakwa memohon kepada  majelis hakim agar   barang bukti mobil    yang digunakan mengangkut kayu  tersebut dapat dikembalikan  kepada pemiliknya.   Atas pledoi yang diajukan  terdakwa Pakitta  tersebut, JPU  akan memberikan tanggapan  secara tertulis. 

  Namun dalam sidang lanjutan  yang digelar Kamis (22/8),  JPU Sebastian P.Handoko, SH meminta Hakim Rizki Yanuar, SH, MH yang menyidangkan      perkara tersebut untuk menunda sidang karena  tanggapan secara tertulis  belum siap, sehingga  hakim Rizki Yanuar  menunda sidang untuk  dilanjutkan minggu depan dengan agenda yang sama.  

   Sebelumnya oleh Jaksa Penuntut Umum menuntut terdakwa dengan hukuman selama 1 tahun 6 bulan penjara, denda Rp 500 juta subsidair 6 bulan kurungan, dimana barang bukti  berupa  kayu sebanyak 123 batang dan truk   yang mengangkut  kayu tersebut dirampas oleh negara. 

  Untuk diketahui, kayu milik terdakwa tersebut berhasil ditangkap pada tanggal 6 Desember  2018 sekitar pukul 12.30 WIT    ketika mengangkut  kayu  olahan tanpa dilengkapi surat keterangan  sahnya hasil hutan. Dari Kampung Sermayam I Distrik Tanah Miring Kabupaten Merauke dengan tujuan  Kelapa Lima Merauke. 

   Namun saat melintas di jembatan tujuh wali-wali, kayu  bush (Eucalyptus  sp)  yang dibawa dengan menggunakan truk tersebut diberhentikan oleh petugas dari  Balai Pengamanan dan Penengakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Seksi Wilayah III Jayapura yang sedang melakukan patroli.  Karena kayu tersebt tidak dilengkapi dokumen keterangan sahnya hasil hutan sehingga dari pihak Balai Pengamanan dan Penengakan Hukum Lingkungan Hidup Seksi Wilayah III mengamankan kayu dan truk selanjutnya diproses secara hukum. (ulo/tri)  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here