Belum Ada Petunjuk Sekolah Tatap Muka lagi

By

Kasus Covid-19 Terus Menurun

WAMENA – Trend positif dalam penanganan Covid -19 Jayawijaya terus ditunjukan dengan turunnya jumlah pasien yang terpapar di Jayawijaya  yang masih dalam perawatan. Hal ini  dilakukan karena pemerintah terus melakukan pengawasan dengan mempertahankan rapid antibodi sebelum masuk ke Wamena di Sentani Kabupaten Jayapura.

   Dari data yang  dihimpun Cenderawasih Pos dari Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid -19 Jayawijaya per tanggal 17 Maret lalu jumlah pasien yang terpapar covid yang terdata hanya pasien yang dinyatakan sembuh, sementara untuk pasien terpapar baru sudah tak ditemukan.

  Dimana tercatat pasien yang masih menjalani perawatan hanya tersisa 51 orang, sementara data terakhir berkurang menjadi 48 pasien ada 3 pasien lagi yang dinyatakan sembuh dan sementara untuk pasien yang meninggal dunia hingga saat ini tercatat ada 5 orang.

  Ketua tim Gugus percepatan penanggulangan Covid -19 Jayawijaya Jhon Richard Banua mengaku bahwa dalam penanganan Covid -19 pihaknya terus bekerja keras. Hingga saat ini pihaknya terus berupaya menekan lajunya penyebaran Corona virus di Jayawijaya, dan kini hasilnya mulai menunjukan trend positif dengan penurunan jumlah pasien yang terpapar tiap hari.

  “Penanganan Covid -19 Jayawijaya kami terus melakukan tracing kepada kontak pasien yang terpapar, untuk diperiksa.  Memang ada yang juga terpapar  namun ada yang tidak, namun kini jumlah pasien yang ada kian terus menurun,”ungkapnya Senin (22/3) kemarin.

  Jhon Banua mengakui, pihaknya terus bekerja keras dalam melakukan pengawasan baik Posko yang ada di Jayapura maupun dari Jayawijaya sendiri. Artinya pengawasan dini untuk melakukan rapid tes Antibodi terus dipertahankan sebelum masuk ke Jayawijaya maupun keluar dari Jayawijaya.

  “Dengan kondisi penurunan penyebaran Covid -19 kita tidak lengah, kita tetap pertahankan aturan yang kita keluarkan untuk pengawasan di tiap daerah karena telah diberikan kewenangan dari gubernur Papua,”katanya

  Secara terpisah Plt Kepala Dinas Pendidikan Jayawijaya Walden Hood Sinaga memastikan belum ada instruksi dari pimpinan daerah agar sekolah dibuka kembali. Sampai saat ini masih   menggunakan Surat keputusan Bupati yang dikeluarkan tahun lalu tentang aturan belum diaktifkan sekolah di Zona I untuk melakukan belajar dengan cara tatap muka.

  “Memang kita ketahui jumlah pasien Covid -19 di Jayawijaya menurun, namun yang bisa menganalisa itu dari kesehatan apakah Jayawijaya kini masuk zona mana Merah, Kuning atau hijau agar bisa dituangkan dalam keputusan pemerintah daerah agar bisa melihat apakah sekolah sudah bisa dibuka kembali atau belum,” jelas Plt Kadis Pendidikan Pada Cenderawasih Pos via Selulernya.

  Ia juga menambahkan , untuk dibukanya sekolah, selain SK dari pemerintah daerah yang belum bisa dilakukan, biasanya juga mengikuti aturan dari pusat dan Provinsi Papua yang turunannya  ke Pemda Jayawijaya, namun sampai saat ini belum ada aturan untuk sekolah bisa dibuka kembali.

   “Kita belum ada aturan baru yang menyatakan sekolah bisa dibuka kembali melakukan aktivitas belajar mengajar dengan sistem tatap muka lagi , sehingga kita tunggu saja aturan itu diberlakukan,”tutup Walden Hood Sinaga. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: