Berdiri Berjam jam di Lokasi Venue, Kangen Keluarga Tinggal Video Call

By

Cerita Polisi yang Selalu Setia Berjaga-jaga di Venue PON XX Papua 

Perhelatan Pekan Olahraga (PON) XX Papua akan selesai malam ini. Kesuksesan penyelenggaran PON XX tak terlepas dari aparat keamana, dalam hal ini polisi yang bertugas di semua arena diminta selalu sigap untuk mengantisipasi gangguan atau meredam emosi dari peserta dan penonton. Apa kata mereka? 

Laporan – Elfira 

Lancarnya jalannya pertandingan di setiap Venue tidak terlepas dari dukungan masyarakat Papua, selain itu aparat keamanan TNI-Polri dan instansi terkait yang terus mengawal jalannya pertandingan.

Bahkan, ada yang rela berdiri berjam jam di lokasi venue agar pertandingan tetap berjalan aman dan lancar. Seperti di lokasi Venue tinju yang berlokasi di Gor Cenderawasih, ratusan anggota berdiri dengan badan kekar di tengah venue selama 10 jam.

Bripka Eko Sarjoko, salah satu anggota Polresta Jayapura Kota yang sejak hari pertama pertandingan Cabor tinju di Gor Cenderawasih yang berdiri selama berjam jam setiap kali pertandingan digelar.

“Kita apelnya mulai pukul 11:00 WIT, setelah apel selesai kami melakukan pengamanan di lokasi sejak pukul 14:00 WIT hingga pertandingan selesai yang terkadang hingga pukul 20:00 WIT,” jelas anggota Reskrim Polresta ini.

Usai melakukan pengamanan dari lokasi venue, Bripkan Eko dan ratusan anggota lainnya tidak langsung pulang. Melainkan harus apel konsolidasi melakukan evaluasi barulah diperbolehkan untuk pulang.

 Selama melakukan pengamanan, sudah tentu Bripka Eko kangen akan keluarga di rumahnya. Apalagi dirinya seorang ayah. “Kalau kangen keluarga, ya tinggal Vidio Call beberapa menit saja sama keluarga. Setelah itu kembali melanjutkan tugas,” ucap pia kelahiran 32 tahun silam itu. 

 Tantangan tersediri bagi Bripka Eko yang terlibat dalam pengamanan PON, selain memastikan keamanan. Ia dan anggota lainnya juga harus memastikan protokol kesehatan kepada setiap warga yang datang menyaksikan PON. “Kita harus perhatikan Prokes dan pemeriksaan keamanan terhadap para atlet dan official,” ucapnya.

 Pengakuannya juga datang dari Baraka Eka Banisaputra, anggota Brimob Nusa Tenggara Barat yang diperbantukan ke Papua untuk melakukan pengamanan PON. Sudah hampir sebulan ayah satu anak ini berada di Papua melakukan pengamanan PON.

 Ia melihat antusias masyarakat Papua yang begitu cinta akan olahraga dan tetap menjaga sportivitas. Tetap memberikan dukungan kepada siapapun yang bertanding di atas ring. “Mereka tetap menjaga keamanan,” ucapnya singkat.

 Kurang lebih sebulan melakukan pengamanan PON di Papua khususnya di Kota Jayapura. Pria 27 tahun itu mengobati kerinduannya dengan keluarga melalui Vidio Call. Atau sekedar chat via WhatsAp memberikan kabar kepada keluarga.

Sementara suka duka saat mengamankan PON yakni saat dimana ada beberapa dari kontingen  yang tidak menerima kekalahan saat pertandingan. “Kita sebagai aparat sebatas melerai supaya PON Papua berjalan dengan lancar, tapi selama ini berjalan aman dan lancar,” terangnya. (*/wen)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: