Beranda Uncategorized Berharap Bisa Homebase di Jayapura

Berharap Bisa Homebase di Jayapura

0
Jacksen dan Boaz Solossa Erik / Cepos

Pada Putaran Kedua Shopee Liga 1 2019

JAYAPURA – Meski Persipura mulai merasakan tuah di markas barunya di Stadion Aji Imbut Kutai Kartanegara usai menumbangkan Persija Jakarta dengan skor 2-0, Rabu (11/9), namun Persipura Jayapura tetap berhasrat bisa melakoni laga home di Tanah Papua. Mengingat peluang tim Mutiara Hitam untuk merengsek ke lima besar masih terbuka lebar dengan menyisakan 11 laga kandang.

Menengok pada klasemen sementara Shopee Liga 1 2019, Persipura kini bercokol pada peringkat delapan. Bahkan selisih poin Persipura tidak jauh beda dengan penghuni papan atas.

Pelatih Kepala Persipura, Jacksen Tiago menuturkan, timnya bisa merengsek ke papan atas dengan catatan mereka bisa kembali bermarkas di Bumi Cenderawasih.

“Pertama kami berharap kondisi Papua cepat kembali pulih dan kami berharap pemerintah di Papua bisa menfasilitasi kami untuk bisa bermain kembali di Jayapura, karena itu sangat bermanfaat untuk kita berprestasi,” ungkap Jacksen kepada Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Kamis (12/9).

“Apalagi di putaran kedua masih punya 10 pertandingan home ditambah satu laga tunda putaran pertama, kalau kita melihat secara geofrafis maupun kondisi tim, kita saat ini dalam kondisi baik, sebenarnya itu menjadi keuntungan buat kita,” sambungnya.

Selain itu, dikatakan pelatih berpaspor Brsil itu, sepak bola bagi masyarakat Papua adalah sebuah hiburan dan sebagai alat penyatuh segala unsur masyarakat di Tanah Papua.

“Saya cukup lama di Papua, dan kita tahu selama ini sepak bola bisa menyatuhkan segala unsur. Sepak bola juga mejadi hiburan di Jayapura bagi masyarakat Papua, dan semoga itu bisa di renugkan, dan semoga kondisi di Papua bisa kembali pulih,” jelasnya.

Meski begitu, Jacksen tetap tak patah arang untuk menyiapkan skuadnya jika memang harus menjadi tim musafir hingga kompetisi sepak bola tertinggi Tanah Air itu berakhir.

“Bermain di luar kandang meski di tempat netral sudah pasti kita tetap kehilangan dukungan dari suporter, tapi itu bukan alasan buat kita. Kami tetap siap bertandingan di mana pun, tapi kalau saya disuruh memilih saya tetap ingin bermain di Papua. Saya sekarang rindu makan Papeda,” ujarnya.

Sementara itu, sang kapten Persipura Jayapura, Boaz Solossa juga berharap mereka masih bisa mendapat lampu hijau dari pemerintah Papua untuk menggunakan Stadion Papua Bangkit jika Stadion Mandala Jayapura tak bisa digunakan selama renovasi persiapan PON XX 2020.

“Mau dibawa kemana tujuan kita, kami tim Persipura tidak mau mainkan laga kandang di luar Papua pada putaran kedua, kami mohon kepada seluruh masyarakat yang di Jayapura dan petinggi yang ada di Jayapura izinkan kami main di Jayapura,” ujar pemain terbaik tanah Papua itu.

Sekadar diketahui, bak tim musafir, Persipura kembali akan berpindah kandang pada laga berikutnya saat menjamu tamunya Persela Lamongan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo 15 September. (eri/tho)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here