Berusaha Kabur, Seorang Warga Tertusuk Bambu

By

BOVEN DIGOEL – Seorang warga di Kabupaten Boven Digoel bernama Agustino mengalami luka di bawah leher yang diduga tertusuk bambu saat berusaha melarikan diri dari kejaran polisi pada Rabu (23/6). Namun informasi yang beredar di media sosial Facebook, jika korban  mengalami luka tembak. 

   Kapolres Boven Digoel melalui Kabag Ops Kompol Riyanto, SM, membantah informasi yang beredar tersebut. Menurut dia, informasi tersebut adalah hoax. Dijelaskan bahwa korban atas nama Agustino bukan mengalami luka tembak, tetapi luka tersebut akibat jatuh dan tertusuk bambu saat melarikan diri ketika akan diamankan oleh anggota piket penjagaan Polres Boven Digoel.

   Kabag Ops menuturkan kronologis kejadian  berawal sekitar pukul 07.20 WIT, piket penjagaan Polres Boven Digoel mendapatkan laporan dari Kasat Lantas Iptu Robert Rengil bahwa di Jalan Trans Papua samping SD Xaverius  ada pemalangan yang dilakukan oleh masyarakat. Mendapat laporan tersebut anggota piket jaga merespon mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). 

   Sesampainya di tempat kejadian para pelaku pemalangan telah dibubarkan oleh anggota Koramil Tanah Merah. Adapun anggota Koramil menyampaikan sebanyak 2 orang pelaku melarikan diri ke arah Puskesmas Tanah Merah. Piket penjagaan kemudian melakukan pengejaran ke arah Puskesmas Tanah Merah terhadap  2 orang pelaku pemalangan kemudian melarikan diri ke arah pohon sagu belakang Puskesmas Tanah Merah.

   Karena para pelaku sudah melarikan diri anggota penjagaan kembali ke Polres Boven Digoel. Saat akan kembali, anggota penjagaan mendapat laporan bahwa di belakang Tanah Kodim ada seorang laki – laki yang merayap ke rumah warga dalam keadaan terluka di bawah leher. “Sesampainya di Tempat Kejadian anggota penjagaan menemukan Agustino dalam keadaan terluka  kemudian membawa ke RSUD Boven Digoel guna mendapatkan perawatan,” katanya. 

   Kata Kabag Ops, didapatkan keterangan dari pihak medis jika yang bersangkutan terluka di bagian bawah leher saat ditanya dari pengakuan dirinya telah terjatuh dan tertusuk bambu saat ingin melarikan diri dari pihak keamanan. “Pengakuan dari korban maupun dari medis tersebut  juga didengar secara langsung oleh keluarga korban dan sanak keluarga mereka tentang kejadian sebenarnya,” katanya.

  Secara terpisah Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal menyebut postingan yang beredar tentang anggota Polres Boven Digoel menembak masyarakat di Kabupaten Boven Digoel adalah tidak benar atau hoax. Sebagaimana isi postingan tersebut bahwa anggota Kepolisian Polres Boven Digoel menembak rakyat sipil atas nama Agustino Mindop.

  “Postingan tersebut adalah hoax atau tidak benar, faktanya adalah saudara Agustino Mindop bukan mengalami luka tembak namun luka akibat terjatuh dan terkena bambu saat melarikan diri dari anggota Kepolisian setempat,” terang Kamal, Kamis (24/6).(ulo/fia/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: