Biak “Kebanjiran” Durian Yapen Utara

By

BIAK-Hingga   Senin (5/4) kemarin, Biak masih “kebanjiran” durian. Durian yang sudah dua pekan lebih membanjiri Biak itu dibawa langsung oleh masyarakat dari Kepulauan Yapen, khususnya dari wilayah Yapen Utara.

   Para pedagang masih mangkal di sepanjang jalan di dekat Pantai Tiptop Biak Kota menawarkan jualannya dengan harga tergolong masih murah. Rata-rata dijual dengan harga satu tumpuk Rp 50 ribu – Rp. 100 ribu. Satu tumpuk durian terdiri dari 4 – 7 buah, tergantung dari ukuran besar kecilnya, kalau ukurannya besar maka satu tumpuk rata-rata 4 – 5 buah, sedangkan kalau kecil rata-rata 5 – 7 buah.

   Sementara kalau dijual per buah maka harganya ada yang dijual Rp. 10.000 – 25.000, harga per buahnya disesuaikan dengan ukarannya. “Kalau di perahu penuh, maka kami membutuhkan waktu datang ke Biak dengan menggunakan perahu sekitar 2 jam, namun kalau muatan kosong maka sekitar 1 jam 30 menit,” kata John warga Yapen Utara yang jualan durian didampingi istrinya, di Tiptop, Senin sore kemarin.

  “Buah durian sudah banyak yang masak. Kalau masaknya serentak, pasar jadi ‘banjir’ seperti sekarang,” kata Herman, seorang pedagang buah yang membeli durian dari masyarakat Yapen itu.

   Menurut Mama Marian, seorang penjual durian, umumnya masyarakat yang datang dari Yapen Utara membawa durian memiliki kebun sendiri. “Ini durian dari kebun sendiri. Kalau buahnya sudah banjir, kami juga kewalahan membawanya,” katanya. (itb/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: