Bulan ini Operasi Yustisi Jaring Ratusan Pelanggar dan Puluhan Pelaku Usaha

By

JAYAPURA- Satgas Covid 19 Kota Jayapura melakukan Rapat Evaluasi Operasi Yustisi, di Kantor Wali Kota Jayapura, Kamis (25/3). Memimpin rapat evaluasi tersebut, Ketua Satgas Covid 19 Kota Jayapura, yang tidak lain adalah Wali Kota Jayapura, Dr. Benhur Tomi Mano, MM., mendapatkan laporan bahwa sepanjang Maret, sudah 8 kali Operasi Yustisi dilakukan.

Operasi Yustisi perdana dilakukan di Abepura, 5  Maret, dengan hasil 147 pelanggar, di antaranya 2 orang dikembalikan kepada orang tua karena masih di bawah umur, dan 2 orang positif Covid 19 usai rapid test antigen di tempat.

Sedangkan Operasi Yustisi malam hari telah dilakukan sebanyak 7 kali, di mana 6 tempat usaha disegel, mulai dari kafe, toko, tempat billiard, hingga PKL, karena telah melanggar waktu aktivitas ekonomi berulang kali.

Adapun dari 7 kali operasi malam tersebut, 48 pelaku usaha sudah kena teguran secara tertulis. Lalu, 662 orang yang terjaring operasi kena rapid test antigen di tempat, yang mana 5 orang di antaranya dinyatakan positif Covid 19 dan dilarikan ke LPMP Kota Jayapura.

Namun, dari total 7 orang yang positif Covid 19 hasil rapid test antigen Operasi Yustisi, saat ini tinggal menyisakan satu orang saja yang masih dirawat di LPMP Kota Jayapura.

“Jadi,  dengan kita telah melaksanakan Operasi Yustisi penegakkan Perda 3/2020, kita lakukan evaluasi dengan melibatkan semua stekholder terkait. Tujuannya agar di pelaksanaan berikutnya bisa berjalan dengan lancar dan sukses secara sinergi,” terang Dr. Benhur Tomi Mano, MM., kepada wartawan usai rapat, Kamis (25/3) kemarin.

Sejumlah hal dievaluasi, seperti halnya kelengkapan dokumen surat sehat dan rapid test antigen dari Dinas Kesehatan Kota Jayapura, serta surat pengantar dari kejaksaan untuk para pelanggar yang akan diberikan hukuman kurungan satu hari di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

“Hal-hal yang masih kurang juga kita perhatikan, seperti halnya persidangan untuk anak yang harus dibuat tempat khusus yang tertutup, sehingga akan kami siapkan. Ada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang kita buat dan ikuti bersama. Termasuk jumlah personil yang ikut Operasi Yustisi yang harus paten, tidak boleh berubah-ubah,” tambahnya.

Kata Wali Kota Mano, Operasi Yustisi akan dilakukan hari Jumat, mulai pukul 8.00 – 11.00 WIT pagi, dengan didahului apel gabungan tim Satgas Covid 19 Kota Jayapura pada pukul 7.00 WIT pagi.

“Ini sudah kita sepakat bersama. Operasi Yustisi malam juga tetap dilakukan. Dan juga, kita bisa minta agar dilakukan rapid test antigen di bar, baik untuk pengunjung maupun pekerja. Kalau ada yang positif, langsung kita bawa ke LPMP Kota Jayapura,” pungkasnya. (gr/wen)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: