Bunuh Teman Miras, Mayat Dibuang di Septic Tank

By

WAMENA-Kasus pembunuhan kembali terjadi di Wamena yang dilatar belakangi karena miras. Korban kali ini bernama Alus Wenda (30) yang dibunuh teman minum mirasnya, berinisial FK (33) di sebuah rumah korong yang terletak di Jalan Hom -hom Distrik Hubikiak Kabupaten Jayawijaya pada Rabu (4/8) malam. Buntut dari itu keluarga korban usai melakukan ritual bakar darah juga membakar rumah tersebut.
Dari data yang dihimpun Cenderawasih Pos di lapangan berawal pada hari Rabu 04 Agustus 2021 sekira pukul 09.00 WIT pelaku bersama korban dan 2 orang lainnya diantaranya Darinus dan Warto mengkonsumsi minuman keras lokal jenis Balo di Jalan Trans Irian Hom Hom (bangunan kosong) depan Mapolsek Wamema Kota, hingga sore hari sekira pukul 15.00 WIT minuman habis, selanjutnya Darinus dan Warto pergi meninggalkan lokasi.
Beberapa saat kemudian antara korban dan pelaku berselisih paham, kemudian korban mencoba mengeluarkan alat tajam berupa 1 bilah parang mencoba mengancam pelaku. Kemudian pelaku merampas alat tajam tersebut digunakan untuk menikam korban secara berulang ulang kali hingga korban tewas.
Setelah korban Alus Wenda tewas, pelaku FK menyeret jenazah korban ke belakang bangunan dan membuangnya ke septic tank dan menutupinya dengan rumput. Selanjutnya pelaku melarikan diri ke arah Pikhe.
Kapolres Jayawijaya melalui Wakapolres Jayawijaya Kompol Ridwan, SH, MH membenarkan adanya kejadian tersebut. “Benar ada pembunuhan semalam (kemarin malam) dan pelaku sudah kami amankan, namun masih dalam keadaan dipengaruhi miras (mabuk) sehingga belum dapat memberikan keterangan dengan jelas,”ungkapnya Kamis (5/8) kemarin
Sedangkan untuk korban identitasnya sudah diketahui dan telah diserahkan kepada keluarganya. Untuk terduga pelaku sendiri berhasil diamankan berkat bantuan dari keluarga pelaku yang langsung menyerahkannya kepada pihak kepolisian Polres Jayawijaya.
Sementara itu Kasat Reskrim Polres jayawijaya Iptu Mattinetta, S.Sos, MM menjelaskan dari informasi para saksi dan terduga pelaku FK, pelaku mengaku korban telah dimasukkan ke dalam lubang Septic Tank. Tim Opsnal berhasil menemukan korban di dalam lobang septik tank dengan kondisi tak bernyawa.
“Tim identifikasi mengangkat jenazah korban dari dalam lubang septik tank dan selanjutnya di masukkan ke dalam kantong jenazah dan membawa jenazah ke RSUD Wamena.”katanya.
Keluarga korban yang mendengar kematian korban, sempat tidak terima. Namun, karena pelaku sudah diamankan polisi, maka keluarga korban hanya melakukan ritual bakar darah ditempat dimana korban dibunuh, namun pada saat itu mereka juga membakar rumah kosong tempat kejadian itu.
“Tadi memang ritual bakar darah, namun karena mungkin emosi dari pihak keluarga korban sehingga mereka juga membakar rumah itu, namun kita bisa kembali tenangkan masa dari keluarga Korban,”tutupnya. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: