Bupati Banua Pastikan Asrama Mahasiswa Yogjakarta Segera Direhab

By

Bupati Jayawijaya, Jhon R. Banua SE, M. Si saat berdialog dengan mahasiswa di kota studi Yogyakarta, Kamis, (26/5). (foto:Dok humas for Cepos)

WAMENA-Setelah mengunjungi mahasiswa/I serta pelajar yang ada di kota studi Manokwari dan Makassar, Bupati Jayawijaya bersama rombongan selanjutnya mengunjungi mahasiswa/I dan pelajar di kota studi Yogyakarta, Kamis (26/5).

Dalam kunjungan kerjanya tersebut, bupati berdiskusi langsung dengan para mahasiswa tentang kondisi asrama dan berbagai permasalahan lainnya yang dihadapi para mahasiswa/I selama berada di kota studi Yogyakarta.

Salah satu mahasiswa Clara Dabi, perwakilan senioritas mahasiswi Jayawijaya di kota studi Yogyakarta berharap agar Pemkab Jayawijaya dapat membangun satu unit asrama atau kontrakan khusus putri Jayawijaya agar mereka bisa tempati.

“Kami anak-anak Baliem tidak banyak, karena asrama tidak direnovasi sehingga ada mahasiswa/I yang mencari kos di luar dengan biaya sendiri, ini sangat memberatkan kami,”ungkapnya dalam tatap muka dengan Bupati Jayawijaya Jhon R Banua, SE, MSi.

Clara Dabi berharap kelak mahasiswi Baliem dapat memiliki satu asrama permanen, mengingat saat ini asrama yang ada di kota studi Yogyakarta dihuni oleh putra dan putri, karena itu mereka meminta bupati mencari atau membangun tempat yang bisa memisahkan putra dan putri.

Hal senada disampaikan Yafet Empelet Mabel, mahasiswa kedokteran hewan semester delapan ini mengusulkan agar asrama yang saat ini ditempati dapat segera direnovasi. Ia juga mengusulkan agar dalam proses pencairan dana studi akhir mahasiswa/i di Jayawijaya dapat dipermudah.

Selain renovasi asrama, mahasiswa juga menyampaikan berbagai hal yang selama ini dirasakan dan menjadi penghambat selama berada di kota studi Yogyakarta, diantaranya masalah listrik dan fasilitas internet untuk mendukung proses belajar mahasiswa.

Pada kesempatan itu, Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua SE., M. Si memastikan asrama mahasiswa Jayawijaya yang ada di kota sudi akan direhab tahun 2022 ini sehingga bisa digunakan mahasiswa di Yogjakarta.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat kami sudah bisa rehab, tukang akan datang untuk melihat kerusakan-kerusakan asrama kita ini.   Karena asrama kita ini besar tapi banyak atapnya yang bocor sehingga banyak kamar di lantai dua tidak terpakai,” beber bupati Jayawijaya.

Menurut Banua, jika asrama direhab dan dilengkapi fasilitas seperti internet maka mahasiswa dapat fokus belajar tanpa memikirkan permasalahan tempat tinggal. Mudah-mudahan asrama ini bisa direhab secepatnya, jika menunggu APBD induk atau perubahan nanti lama, pemerintah akan berusaha agar asrama ini secepatnya direhab.(jo/tho)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: