Bupati Keerom, Terima Penghargaan API IGI 2022

By

Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP.,  diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Keerom, Drs. Stenly Moningka, S.Pd, MMPd, saat menerima penghargaan API 2022 di Jakarta Convention Center (JCC) Kamis (15/9). (FOTO: Humas Pemda Keerom for Cepos)

JAYAPURA – Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP., mendapatkan penghargaan Anugerah Pendidikan Indonesia atau API 2022 dari Ikatan Guru Indonesia (IGI).

 Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua IGI Pusat, Danang Hidayatullah, kepada Bupati Keerom yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Keerom, Drs. Stenly Moningka, S.Pd, MMPd, yang menghadiri kegiatan API IGI 2022 dalam rangkaian HUT ke-13 IGI yang dilaksanakan di Jakarta Convention Center (JCC) Kamis (15/9).

  Penghargaan API yang diberikan IGI kepada Bupati Keerom dan beberapa tokoh pendidikan lain, karena menghargai dan mengapresiasi atas jasa-jasa dan kepedulian yang tinggi dalam upaya peningkatan kompetensi guru dan mutu pendidikan di Indonesia.

 Bupati Keerom, Piter Gusbager, mengatakan bahwa penghargaan yang diberikan oleh IGI bermakna sebagai suatu motivasi untuk terus bekerja bagi dunia pendidikan di Keerom.

 “Kita jadikan hal ini sebagai satu hal yang memotivasi untuk terus bekerja meningkatkan kesejahteraan guru, mengevaluasi dunia pendidikan di Keerom termasuk bagaimana ASN Keerom yang ada di dunia pendidikan baik guru di tingkat TK, SD, SMP maupun SMA yang tahun ini akan kembali ke Kabupaten,” ungkap Bupati Keerom, Kamis (15/9).

 Menurutnya, penghargaan ini juga merupakan tantangan bagaimana menyusun program yang benar-benar menyentuh guru-guru dan meningkatkan kesejahteraan guru, serta membenahi semua persoalan yang ada.

 “Sehingga benar-benar pendidikan di Kabupaten Keerom itu ada perubahan dan pembenahan. Kita harus lakukan evaluasi secara berkala dan terus-menerus, komponen-komponen apa yang penting dalam mendukung pendidikan,” ujarnya.

 Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu menuturkan bahwa pendidikan adalah suatu sistem yang juga melibatkan orang tua, keluarga, guru, pemerintah dan kain-lainnya.

 “Ini harus berkolaborasi, saya harapkan dengan penghargaan ini menjadi peluang, harapan dan optimisme bahwa kedepan pendidikan di Kabupaten Keerom benar-benar maju, unggul dan mampu berkompetisi dengan daerah lain,” ucapnya.

 Bupati juga tak menampik bahwa masih banyak “PR” bagi masalah pendidikan di Negeri Tapal Batas, Kabupaten Keerom.

“Kita menyadari masih banyak pekerjaan rumah di bidang pendidikan yang harus kita benahi, tentu pemerintah daerah berkomitmen untuk terus membangun pendidikan di Kabupaten Keerom dari waktu ke waktu, namun kita optimis, ini adalah peluang untuk terus memajukan pendidikan, untuk terus lebih maju dan unggul seperti di daerah-daerah lain,” pungkasnya. (eri/wen)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: