Beranda Merauke Hari Ini Cabuli Bocah, Diganjar 5,5 Tahun dan Denda Rp 1 Miliar

Cabuli Bocah, Diganjar 5,5 Tahun dan Denda Rp 1 Miliar

0
Terdakwa  Muhammad Tharih Kisnaeni alias David    saat mendengarkan  putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Merauke yang dibacakan Hakim Rizki Yanuar, SH, MH, kemarin.  ( FOTO : Sulo/Cepos)

MERAUKE- Muhammad Tharih Kisnaeni alias David   yang melakukan  pencabulan terhadap anak di bawah  umur  sebut saja Mawar (6)   di Kabupaten Mappi beberapa waktu lalu  akhirnya dijatuhi hukuman selama 5,5  tahun (5 tahun 6 bulan) penjara  denda  Rp 1 miliar subsidair 1 bulan  kurungan oleh Majelis  Hakim Pengadilan Negeri Merauke dibacakan Hakim Rizki Yanuar, SH, MH dalam sidang lanjutan    yang  digelar di PN Merauke, Kamis (5/9).   

     Vonis yang dijatuhkan Majelis Hakim  PN Merauke ini  lebih ringan dari tuntutan  Jaksa Penuntut Umum Pieter Louw, SH sebelumnya  yang  menuntut terdakwa selama 8 tahun penjara denda Rp 1 miliar subsidair 2 bulan kurungan. 

    Oleh Majelis Hakim Pengadilan   Negeri Merauke, terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan  melakukan  pencabulan  terhadap korban sebagaimana  pasal tunggal atas dakwaan   Jaksa Penuntut Umum terhadap   terdakwa. 

   Sebelum    menjatuhkan   vonis,   Hakim   Rizki Yanuar  membacakan   hal-hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa. Memberatkan, perbuatan   terdakwa  meresahkan masyarakat dan bertentangan dengan norma-norma   yang berlaku dalam masyarakat. Sedangkan meringankan, terdakwa mengakui  serta menyesal dan belum   pernah dihukum. 

    Atas   vonis yang dijatuhkan   Majelis Hakim  Pengadilan Negeri Merauke  tersebut,  terdakwa  yang didampingi  Penasihat  Hukumnya Willem Sinaga, SH dan Robby Sugara, SH  dan  Jaksa Penuntut Umum Leonard Hasudungan Tampubolon, SH menyatakan   pikir-pikir.     Hakim memberikan  waktu selama  7 hari kedua  belah pihak  untuk  menentukan sikap menerima atau banding ke  Pengadilan Tinggi.  

   Untuk diketahui, atas kasus   pencabulan yang  dilakukan oleh terdakwa tersebut membuat  ayah dari korban marah  dan membacok  terdakwa pada bagian kakinya. Akibatnya,    ayah dari korban   dilaporkan ke Polisi dan saat ini  kasusnya  juga sedang bergulir di Pengadilan Negeri Merauke. (ulo/tri)  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here