Cegah Covid Klaster PON, Prokes Harus Ketat!

By

MERAUKE- Potensi penyebaran Covid-19 kemungkinan bisa terjadi selama pelaksanaan pekan olahraga nasional (PON) 4 tahunan. Oleh karena itu, untuk mencegah munculnya klaster PON, maka masyarakat diharapkan untuk mentaati protokol  kesehatan. 

   “Kekhawatiran itu beralasan karena  PON ini dilaksanakan  saat kita masih dalam pandemi Covid-19,” kata  Kepala Dinas  Kesehatan Kabupaten Merauke dr. Nevile R. Muskita.  

   Menurut Nevile Muskita, bahwa  Jepang, negara yang  sudah sangat maju dalam melaksanakan Olympiade beberapa waktu lalu  tidak  bisa  terhindar dari adanya klaster baru tersebut. “Apalagi, kita  sebagai negara  yang berkembang  yang  masih  banyak  kekurangan di bandingkan  dengan Jepang. Tentu klaster  baru tersebut kemungkinan besar akan terjadi.”ungkapnya.

  “Kalau tidak mau  klaster baru,  tidak usah bikin PON. Tapi karena ini sudah diputuskan negara maka mau tidak mau kita semua berkewajiban untuk mensukseskannya,”  terang Nevile.

   Yang harus dilakukan untuk meminimalkan  terjadinya klaster  baru dalam  pelaksanaan PON tersebut, jelas Nevile adalah penerapan  protokol kesehatan (Prokes).  “Prokesnya tidak boleh diabaikan,” tambahnya.

   Sementara itu, berdasarkan data Covid dari Satgas Covid  Kabupaten Merauke  yang diterima Cenderawasih Pos dari  Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten  Merauke pertanggal  24 September 2021, total  kasus Covid di Kabupaten Merauke sebanyak 3.613 kasus. 

   Dari jumlah itu, 250  diantaranya meninggal dunia, sembuh sebanyak 3.281 orang. Sehingga yang  masih menjalani perawatan atau isolasi saat ini sebanyak 82 orang. Jumlah yang dirawat  atau isolasi ini terus mengalami penurunan. Jika dibandingkan  tanggal 8 September 2021 lalu, jumlah yang  masih  dirawat sebanyak 207 orang. 

  Secara terpisah, Kabag Hukum Setda Kabupaten Merauke  Viktor Kaisiepo, SH mengungkapkan bahwa sampai saat ini Merauke masih berada di PPKM Level 3. “Sampai sekarang ini, kita masih berada di  PPKM Level 3,” pungkasnya.  (ulo/tri)  

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: