Cegah Konflik Melebar, Polisi Terus Razia Sajam 

By

WAMENA-Guna mencegah melebarnya konflik antara dua kampung, yakni Wuka Hilapok  Distrik Pelebaga dan Kampung Meagama Distrik Hubikosi  terjadi di dalam kota wamena, maka    Polres Jayawijaya terus melakukan razia sajam baik di pinggiran kota maupun dalam kota wamena. Sebab, banyak warga dari dua kampung itu yang berada di Kota Wamena.

    Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen mengaku   pihaknya terus melakukan razia terhadap senjata tajam dan juga terhadap kendaraan tanpa surat -surat yang diduga sebagai kendaraan hasil kejahatan. Diharapkan konflik yang terjadi antara dua kampung ini juga tak melebar ke wilayah lain dan juga dalam kota wamena.

  “Pencegahan konflik ini bukan hanya dilakukan di ruas jalan trans Kimbim saja, tetapi juga kita  lakukan pencegahan dengan razia sajam kepada warga di pinggiran kota dan juga dalam kota Wamena,” ungkapnya, Sabtu (12/9) kemarin.

   Menurutnya, diketahui bersama jika warga dari dua kelompok ini tak hanya berdomisili di kampungnya, tetapi juga ada yang di pinggiran kota dan dalam kota wamena. Disamping itu ada  kepentingan perekonomian dari dua kampung ini juga ada dalam kota, sehingga konflik yang terjadi ini tak boleh merembet dalam kota maupun tempat lainnya.

   “Kemarin kita lakukan razia di kampung Lantipo dan di tengah kota jalan Safri Darwin, ini dilakukan agar mencegah terjadinya konflik yang melebar di pusat Kota Wamena, sehingga silahkan masyarakat beraktifitas dalam kota, namun tak boleh membawa senjata tajam,”jeolas Rumaropen.

   Menurut Kapolres,  razia sajam ini juga tak hanya untuk mencegah terjadinya konflik , namun juga menekan crime jalanan seperti pencurian dengan kekerasan serta penganiayaan lainnya, karena apabila warga dibiarkan membawa alat tajam apabila ada kesempatan untuk melakukan aksi kejahatan maka akan dilakukan.

  “Tentu ini berdampak pada situasi keamanan di Kota wamena sehingga kita terus melakukan razia ini untuk menekan kriminal seperti begal, curas, dan curanmor yang sering kali meresahkan masyarakat,” tegas Kapolres.

  Rumaropen juga menyatakan meski saat ini kepolisian fokus kepada masalah konflik dan pencegahannya agar tak melebar, juga masalah pembuatan dan penjualan miras juga masih menjadi perhatian dari jajaran kepolisian. Tentunya miras ini menjadi bagian yang terpisahkan dari kriminal dan sering kali menjadi akar permasalahan di tengah masyarakat.

  “Kita juga tidak melupakan penanganan untuk miras. Kami turun mencari tempat pembuatan dan penjualan miras di dalam Kota Wamena maupun di pinggiran kota, sebab miras ini bagian yang tak terpisahkan dari kriminal,”tutupnya. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: