Daerah di Papua Alami Inflasi, Kota Jayapura Tertinggi 2,38 persen

By

Andriana Helena Carolina  ( FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Perkembangan harga berbagai komoditas pada April 2022 secara umum menunjukkan adanya kenaikan. Berdasarkan hasil pemantauan BPS Provinsi Papua di 3 kota IHK, pada April 2022, terjadi inflasi sebesar 1,72 persen, atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 107,36 pada Maret 2022 menjadi 109,20 pada April 2022. 

 Tingkat inflasi tahun kalender (Januari–April ) 2022 sebesar 2,31 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (April 2022 terhadap April 2021) sebesar 3,63 persen.

 Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua Andriana Helena Carolina mengakui, pada April 2022, terjadi inflasi sebesar 1,72 persen dengan Indeks Harga Konsumen 

(IHK) sebesar 109,20. Dari 3 kota IHK di Papua, seluruh kota mengalami inflasi, dimana inflasi di Merauke sebesar 0,74 persen, di Timika sebesar 0,92 persen, dan di Jayapura sebesar 2,38 persen.

  ” Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar  2,50 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,45 persen, kelompok  perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,77 persen, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,06 persen, kelompok kesehatan sebesar 1,30 persen, kelompok transportasi sebesar 3,30 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,04 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,50 persen, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 2,28 persen,” ungkapnya melalui siaran perss yang diterima wartawan Cenderawasih Pos, Senin (9/5)kemarin.

 Kata Adriana sedangkan, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya dan kelompok pendidikan merupakan kelompok yang tidak memberikan andil terhadap inflasi gabungan 3 kota IHK di Papua.(dil/gin).

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: