Dana Otsus Difokuskan Untuk Pendikan dan Kesehatan

By

MERAUKE- Kepala   Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pembangunan (Bappeda -Balitbang) kabupaten Merauke Ir. Justina Sinaturi, M.Si  mengungkapkan, bahwa sesuai dengan  peraturan  Gubernur  tentang    alokasi dana Otsus  tahun 2019 yang diterima Kabupaten/kota di Papua, maka   dana Otsus sebesar Rp 48 miliar (bukan Rp 43 miliar) yang diterima Pemerintah Kabupaten Merauke   akan lebih difokuskan pada  bidang pendidikan dan kesehatan.

   “Yang kita fokuskan adalah Pendidikan dan kesehatan. Karena di dalam Otsus pendidikan dan kesehatan yang disusun dalam usulan defenitif  ada memuat pembayaran tenaga honor dan kontrak  untuk guru dan tenaga medis. Kemudian  untuk rumah sakit, penanganan kesehatan orang asli Papua dan obat-obatan,’’ tandas Justina Sianturi. 

   Dijelaskan, sesuai uraian Perdasusnya, dana Otsus Papua yang diterima tersebut dialokasikan  untuk 13 SKPD  yakni pendidikan, kesehatan, pertanian dan rumpunnya, infrastruktur dan telekomunikasi, afirmasi untuk lembaga adat dan perempuannya, Capil dan tenaga kerja, perencanaan, pelaksanaan dan monitoring  evaluasi (Monev).  Namun dengan adanya penyesuaikan  dana Otsus  yang diterima Pemkab Merauke yang ditargetkan sebesar Rp 102 miliar, namun tinggal   Rp 48 miliar, sehingga menurut  Justina Sianturi akan banyak program dan kegiatan yang akan didanai Otsus  tersebut terpaksa tidak dapat dilaksanakan  di tahun 2019.  

   Hanya saja,   Justina Sianturi mengaku belum  mengumpulkan berapa kegiatan dan program yang  telah diprogramkan  tahun 2019 ini  dari dana Otsus  tersebut yang tidak dapat dilaksanakan akibat  dana Otsus yang diterima kurang dari 50 persen  tersebut. 

   Namun dia berharap, dengan adanya pengurangan    atau pemotongan dana Otsus untuk mendukung  kegiatan  PON XX tahun 2020, maka beban  daerah untuk menanggung   biaya-biaya yang diperlukan seperti transportasi, akomodasi, makan minum   peserta seperti yang disampaikan KONI Pusat saat Bimtek  baru-baru ini betul-betul  dikembalikan ke daerah. ‘’Sehingga   tidak menjadi beban baru  bagi APBD   kita nanti.   Karena dana Otsus  ini dialokasikan untuk program  orang Asli Papua, tapi  kita berpikir karena  ini adalah  kebijakan pimpinan maka mari kita sikapi semua dengan bijaksana. Tapi kita harapkan,   dana yang dipotong itu dapat dikembalikan kepada kita  nanti  untuk menanggung biaya-biaya    yang saya sebutkan tadi,’’ tabahnya. (ulo/tri)    

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: