Dealer Berharap Diskon PPnBM 100 Persen Dilanjutkan Tahun 2022

By

Sales counter di PT. Hasjrat Toyota,  dealer resmi penjualan mobil Toyota Jayapura di Polimak saat menyerahkan buku panduan manual mobil Toyota Raize kepada custamer, Selasa (7/12). (foto: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA- Salah satu program pemerintah dalam memulihkan ekonomi nasional adalah meningkatkan minat masyarakat membeli mobil baru, dengan memberikan diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk mobil baru dihapuskan 100 persen di tahun 2021.  Tampaknya kebijakan ini sangat membantu dalam meningkatkan penjualan mobil baru di Jayapura dan diharapkan diskon PPnBM 100 persen bisa  dilanjutkan kembali oleh pemerintah di tahun 2022.

 Supervisor PT Hasjrat Toyota selaku dealer resmi penjualan mobil Toyota Jayapura di Polimak Marke Wanget mengatakan, adanya pembebasan diskon PPnBM 100 persen yang diberikan pemerintah untuk menarik minat masyarakat membeli mobil baru di tahun 2021 sangat membantu, i karena masyarakat banyak yang memanfaatkan program ini.

 Pihaknya berharap tahun 2022 pemerintah bisa melanjutkan program ini. Bagaimanapun pemulihan ekonomi masih berlangsung dan daya beli masyarakat harus ditingkatkan.

 “Kami berharap kepada pemerintah tahun 2022 diskon PPnBM 100% bisa dilanjutkan kembali karena ini membawa angin segar bagi kami dalam peningkatan penjualan mobil baru dalam membantu pemulihan ekonomi nasional maupun daerah,”ujarnya, Selasa (7/12) kemarin.

 Marke mengakui,  program ini sebaiknya harus diputuskan dari sekarang supaya dalam pembuatan mobil baru yang diberikan diskon PPnBM 100% bisa diperhitungkan oleh pihak pabrikan karena ini juga mempengaruhi stok di pasaran.

 Hal senada juga dikatakan, Branch Manager PT. Surya Megah Kencana selaku dealer resmi mobil Suzuki Jayapura Eddy Yusuf  dan Branch Manager PT. Serba Mulia Auto selaku dealer resmi mobil Daihatsu Jayapura Sigit. Mereka mengaku adanya PPnBM diskon 100% pada tahun 2021 ini sangat membantu sekali dalam penjualan mobil baru kepada masyarakat.

  Untuk itu, di tahun 2022 pemerintah bisa kembali memperpanjang  program ini dan tentu harus diputuskan dengan cepat, supaya pihak pabrikan dalam pembuatan mobil khususnya yang masuk dalam program ini bisa diperhitungkan karena ini juga mempengaruhi  stok unit.  Jangan sampai dalam pembuatan mobil baru tahun 2022 tidak banyak ternyata diskon PPnBM 100% digulirkan kembali namun stok unit sedikit tentu program ini tidak bisa dirasakan oleh pihak dealer dalam menjual mobil barunya.(dil/ary)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: