Beranda Merauke Hari Ini Dekatkan Pelayanan, Bapenda Kerja Sama Sejumlah Perbankan

Dekatkan Pelayanan, Bapenda Kerja Sama Sejumlah Perbankan

0
Calon Bupati Merauke nomor urut 1 Henderikus Mahuze
Hendrikus Mahuze, S.Sos, M.Si  ( foto : Sulo/Cepos )

MERAUKE- Dalam rangka   mendekatkan   pelayanan  kepada wajib pajak, khususnya   dalam pembayaran  PBB,  maka     Badan Pendapatan  Daerah (Bapenda) Kabupaten Merauke melakukan kerja sama dengan  sejumlah perbankan dan PT POS Indonesia. 

 Sekretaris Bapenda Kabupaten   Merauke Hendrik  Mahuze, S.Sos, M.Si ditemui  media ini mengungkapkan bahwa  kerja sama dengan sejumlah perbankan   dan PT POS tersebut  tak lain   untuk mendekatkan  pelayanan kepada   wajib pajak khususnya  untuk  pembayaran PBB perkotaan maupun  perdesaan. 

  ‘’Kami telah melakukan penandatanganan kerja sama dengan    Bank Papua,  BRI  dan kemarin   itu dengan BNI. Kemudian kerja sama juga dilakukan dengan PT Pos Indonesia yang penandatanganan  kerja sama dilakukan langsung  Bupati Merauke,’’ kata  Hendrik Mahuze.  

   Menurutnya, jika    kerja sama ini  tidak dilakukan, maka  agak  berat bagi para wajib pajak yang berada  jauh  Kantor Badan  Pendapatan Daerah  (Bapenda) untuk    datang  membayar pajak, sehingga   yang akan terjadi  adalah penunggakan  pembayaran pajak. “Bayangkan   misalnya  orang yang   ada di Distrik Jagebob  kemudian  harus  datang  ke   Badan Pendapatan   untuk melakukan pembayaran. Kasihan. Selain     jaraknya yang cukup jauh, juga mungkin masalah biaya   yang mereka  perhitungkan. Tapi dengan kerja sama   ini,  maka mana  bank yang   terdekat  maka disitulah   mereka bisa membayar PBB mereka,’’ jelasnya.    

  Soal  tunggakan  PBB selama  ini, Hendrik Mahuze  menjelaskan bahwa  biasanya   tunggakan  PBB tersebut tidak besar.  Hanya saja, ketika menjelang  jatuh tempo  maka masyarakat datang membludak  dari desa ke kota. ‘’Dengan adanya   kerja sama ini, maka kita fokus  sehingga masyarakat yang ada di  kampung-kampung itu  tidak perlu  lagi  ke kota,’’ terangnya. 

   Dikatakan, untuk PBB   ungkapnya, Pemerintah Daerah masih focus untuk wilayah perkotaan karena belum semua   tanahnya bersertifikat.   ‘’Sampai sekarang  ini baru sekitar  7 distrik sebagai tempat   kita melakukan pembayaran  PBB yakni   Distrik Merauke, Semangga, Tanah Miring, Jagebob, Kurik, Malind  dan Sota. Kita akan melakukan  pemutakhiran  data lagi, mudah-mudahan tahun   mendatang kita  bisa kerja sama dengan  distrik sehingga ada obyek yang  bisa  wajib pajak  untuk  kita menggali  pendapatan,’’ tambahnya. (ulo/tri)   

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here