Derby Perdana! Persewar Ingin Cetak Sejarah

By

Mamadou Bary dan Ian Louis Kabes ( foto: Eryck / Cepos)

Persewar v Persipura 

JAYAPURA – Liga 2 2022/2023 wilayah timur akan menyajikan laga super big match antar Persewar Waropen menjamu Persipura Jayapura di Stadion Mandala Jayapura, Sabtu (1/10) hari ini pukul 15:15 WIT.

 Meski kedua tim belum pernah berjumpa dalam laga resmi, tapi laga ini paling ditunggu-tunggu. Mengingat, Persewar Waropen musim ini memiliki materi pemain yang cukup baik. Bahkan beberapa diantara mereka merupakan mantan penggawa Persipura seperti Victor Pae, Frisca Womsiwor dan I Nyoman Ansanay.

 Keberadaan Eduard Ivakdalam sebagai juru taktik Persewar juga membuat laga ini kian menarik. Pasalnya, pelatih yang akrab disapa Paitua Edu itu merupakan legenda hidup Persipura.

 Sisi lain, untuk pertama kalinya Persipura akan bermain di Stadion Mandala sebagai tamu. Pasalnya, musim ini Persipura memilih Stadion Lukas Enembe sebagai markas baru mereka. Kemudian Persewar memanfaatkan kondisi tersebut untuk memakai Stadion Mandala sebagai rumah mereka musim ini.

  Pertemuan kedua tim ini juga menjadi ajang reunian penggawa sepak bola PON Papua. Mengingat Persewar dan Persipura diperkuat sebagian besar eks sepak bola PON XX.

 Persewar dan Persipura sama-sama butuh tambahan poin untuk menjaga kans di papan atas. Persipura saat ini menempati peringkat kedua dengan koleksi 10 poin. Sementara Persewar masih bertengger pada peringkat keempat dengan 8 poin.

 Persewar butuh poin penuh untuk mendongkrak posisi mereka. Sehingga target tiga poin menjadi opsi utama. Bahkan pasukan Mutiara Bakau julukan Persewar bisa saja menggeser Persipura bila mampu mengamankan tiga poin.

 Juru taktik Persewar, Eduard Ivakdalam mengaku bahwa seluruh pemainnya sedang dalam kondisi siap. Bahkan Paitua Edu menyebutkan bahwa seluruh pemainnya siap dimainkan dalam laga ini.

 “Semua pemain siap, tidak ada yang cedera atau akumulasi kartu,” ungkap Edu kepada awak media dalam konferensi pers di Stadion Mandala, Jumat (30/9).

 Edu menegaskan, bahwa dirinya ingin mengukir catatan sejarah dalam laga bertajuk derby Papua jilid perdana ini. Sebagai legenda Persipura, Edu ingin mengalahkan mantan klubnya itu.

 “Ini adalah pertemuan pertama, dan sebagai pelatih saya punya satu sejarah, saya mau menang untuk menjadi sejarah dalam laga derby ini. Kami sudah bertemu PSBS dan tensinya tinggi, dan besok juga sama,” ujar Edu.

 Menyoal komposisi tim, Edu mengaku lebih tenang. Pasalnya dia kini memiliki banyak pilihan. Khusus lini depan, Rafiko yang berhasil mencatatkan brace kontra Sulut United di laga sebelumnya bisa menjadi salah satu opsi.

 Selain memiliki Rafiko, Persewar juga bisa menurunkan striker anyar mereka, Mamadou Bary. Pemain naturalisasi itu kini sedang dalam kondisi bugar. Opsi lain, ada Arody Uopdana yang juga lagi onfire usai mencatatkan brace kontra Putra Delta Sidoarjo.

 Untuk memuluskan rencana mereka, Edu membeberkan sudah mengantongi kekuatan calon lawan. Secara taktik dan strategi, Edu mengaku sudah memiliki rencana untuk meredam Ian Kabes dan kolega.

 “Persipura dalam 5 game, saya kira hampir setiap pertandingan Persipura memainkan komposisi yang tidak jauh beda dan kita lihat mereka bermain dengan satu taktik yang sama dari satu game ke game lain,” bebernya.

 Menurut Edu, untuk meredam agresivitas permainan pasukan Mutiara Hitam, mereka perlu memberikan perhatian khusus kepada para pemain senior serta dua sayap andalan Persipura, Gunansar Mandowen dan Ramai Rumakiek.

 “Kita akan lihat pemain yang memberikan banyak kontribusi, ada Ramai dan Gunansar. Ini menjadi bahan pembicaraan untuk bisa mengantisipasi mereka. Sehingga kita lebih nyaman bermain. Karena dari dua pemain ini, banyak buat aksi dan bisa dapat moment untuk cetak gol,” kata Edu.

 “Bukan hanya kedua pemain ini, tapi siapapun yang ada di depan kiper, kita harus antisipasi. Tapi dua pemain ini dari beberapa game mereka sangat membantu tim sangat banyak dalam pertandingan,” sambungnya.

 Mantan pelatih Persemi Mimika itu juga berharap agar derby Papua ini bisa memberikan tontonan yang menarik tanpa harus mempertontonkan sepak bola yang menjurus kasar.

 “Ini anak-anak Papua yang bermain, dan tidak harus anarkis. Kita tunjukan sportivitas yang tinggi. Kita harus sama-sama menunjukkan pertandingan yang menarik, sehingga pertandingan ini bisa menghibur banyak orang, ” pungkasnya.

 Sementara itu, pemain lawas Persewar, Victor Pae mengaku jika dirinya beserta rekan setimnya sudah sangat siap menghadapi laga yang penuh emosional tersebut.

 “Kami sudah melakukan perjalanan dari Manado, kemarin sore kita sudah melakukan persiapan, dan 100 persen sudah siap, bahkan lebih dari 100 persen dan kita akan hadapi Persipura sebagai tamu,” ujarnya.

 Di sisi lain, pelatih kepala Persipura, Ricky Nelson menilai bahwa laga ini tetap normal meski bertajuk derby Papua. Dia menilai jika pertandingan ini sama dengan laga-laga lainnya.  Mantan pelatih Sulut United dan Borneo FC itu hanya mengaku mereka datang ke rumah sendiri untuk mendulang tiga poin.

 “Kalaupun ini sebuah derby, pemain dan kami semua punya pengalaman dan ini kandang Persipura dan rumah Persipura. Tidak ada rasa takut dan beban. Semua akan bermain dengan antusias untuk mendapat 3 poin,” tegas Ricky.

 Tak hanya Edu, Ricky Nelson juga menyatakan sudah mengantongi kekuatan dari anak-anak Mutiara Bakau. Menurutnya, mereka hanya mengantisipasi lini depan Persewar yang memiliki kecepatan dan naluri gol yang tinggi.

 “Kita sudah melihat ketika lawan PDS, kita sudah mengantisipasi kecepatan pemain depan mereka. Dan cara bermain sudah kita pelajari dan jika rencana kita bisa berjalan dengan baik, kita bisa menangani itu,” bebernya.

 Dalam laga ini, Persipura hanya tidak bisa menurunkan Syaiful Indra akibat cedera lutut yang diperoleh saat menghadapi Putra Delta Sidoarjo. Sementara Patrick Womsiwor dan Wulf Horota tetap siap diturunkan.

 “Kita akan turunkan pemain terbaik besok. Semua laga penting tapi laga ini sebuah motivasi bisa kembali ke mandala lagi,” ujarnya.

 Kemudian kapten Persipura, Ian Kabes menegaskan bahwa mereka harus mencuri poin penuh dalam laga ini. Mengingat mereka gagal mengamankan tiga poin saat ditahan imbang 1-1 PDS.  “Kita dari hasil yang kemarin, kehilangan poin penuh dan pasti kami ingin poin penuh harus kami dapat besok (Sabtu-red) dengan kerja keras,” pungkasnya. (eri/wen)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: