Dewan Kembalikan Persoalan SMPN 2 dan SMPN I Merauke ke Dinas

By

Terkait  Tukar  Guling 4 Guru

MERAUKE- Dewan   Perwakilan   Rakyat  Daerah (DPRD) Kabupaten    Merauke mengembalikan  persoalan yang  terjadi di SMPN 2 Merauke dan SMPN 1 Merauke untuk diselesaikan oleh Dinas  Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke.

   ‘’Persoalan yang terjadi di   SMPN 2 Merauke dan SMPN 1 Merauke  kita kembalikan ke dinas  untuk diselesaikan sambil nanti ada rekomendasi dari  dewan yang akan  diberikan kepada   pemerintah daerah,’’ kata Ketua Komisi A  DPRD Kabupaten  Merauke Moses Kaibu,  seusai melakukan pertemuan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Kepegawaian Daerah dan   kepsek kedua sekolah  itu di ruang Komisi A DPRD Kabupaten Merauke, Jumat (27/9), lalu.  

   Persoalan   yang   tersebut berawal  saat Kepsek SMPN 2 Merauke  mengembalikan 4 guru  SMPN 2  Merauke ke   Dinas  Pendidikkan  dan Kebudayaan Kabupaten Merauke. Kemudian Dinas  Pendidikan dan Kebudayaan  Kabupaten Merauke mengembalikan lagi ke SMPN 2 Merauke. Namun lagi-lagi, Kepsek SMPN 2 Merauke mengembalikan keempat  guru tersebut ke Dinas Pendidikan dan    Kebudayaan Kabupaten Merauke.   

  Akhirnya, Dinas Pendidikan  dan Kebudayaan Kabupaten  Merauke melakukan  tukar guling  guru. Empat  guru yang dikembalikan SMPN 2 Merauke ke dinas dipindahkan ke SMPN 1 Merauke. Sebaliknya 4 guru dari SMPN 1 Merauke   pada mata pelajaran  yang sama dari guru SMPN 2 Merauke tersebut dipindahkan ke SMPN 2 Merauke. 

  Namun, kata  Moses Kaibu, guru-guru SMPN I Merauke yang dipindahkan tersebut tidak mau dipindahkan ke SMPN I Merauke  Merauke. ‘’Karena ada    tanda tangan  yang dibuat   oleh SMPN I Merauke  bukan  oleh kepala sekolahnya  untuk mempertahankan teman-teman mereka yang mau dipindahkan  ke SMPN 2 Merauke tersebut. Persoalannya, Kepsek SMPN I sendiri tidak mengetahui dan tidak ada koordinasi antara Kepala SMPN I  Merauke dengan Kepala  Sekolah SMPN 2  Merauke. 

  Tapi persoalannya adalah kepala sekolah    SMPN 2 mengembalikan 4 guru  ke dinas dan dimasukan guru  dari sekolah lain ke SMPN 2  Merauke. setelah kepala dinas mengamati  bahwa 2 sekolah ini menjadi sekolah unggulan di Kabupaten Merauke, maka dinas mengambil kebijakan  dengan memindahkan guru  yang ada di SMPN 1 Merauke    ke SMPN 2 Merauke. Selanjutnya, 4 guru yang dikembalikan Kepsek SMPN 2 Merauke ke dinas pendidikan dimasukan ke SMPN 1 Merauke. Ya tukar  guling,’’ kata Moses Kaibu.     

   Menurut Moses Kaibu, tukar guling  4 guru  antara SMPN 2 Merauke dan SMPN 1 Merauke   yang dilakukan dinas  tersebut sudah sangat bijaksana. ‘’Ini hanya ada keberatan   dari guru-guru saja. Karena itu, kita minta kepada dinas untuk menyelesaikan   masalah ini karena  guru-guru ini tidak pindah jauh  tapi mereka  berada di wilayah yang sama,’’ tandasnya. (ulo/tri)   

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: