Didampingi Bupati Keerom, Menko PMK Melihat PKH di Kampung Sukarejo

By

Bupati Gusbager: Kami Titip Salam Untuk Presiden dan Minta Presiden ke Keerom

KEEROM-Menteri Koordinator  Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P didampingi Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP melakukan kunjungan kerja di Kampung Wonorejo, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, Kamis (9/9).

Dalam kunjungannya Menko PMK Muhadjir Effendy melihat dan berbincang-bincang langsung dengan masyarakat penerima Program Keluarga Harapan (PKH). 

Menko PMK Muhadjir Effendy didampingi Bupati Piter Gusbager terlihat berbincang-bincang dengan keluarga Agus Lambe didampingi istrinya Wesera Kogoya dan anaknya Milka Lambe.  

Menko PMK menanyakan tentang PKH yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat yang ada di Kampung Sukarejo. Dalam kesempatan itu, Muhadjir Effendy juga berbincang-bincang dengan seorang ibu janda Atena Kogoya yang suaminya sudah meninggal dunia.

Setelah meninjau keluarga menerima PKH, Menko PMK dan Bupati Keerom bersama rombongan meninjau sanitasi atau tempat MCK yang dibangun oleh pemerintah di Kampung Sukareja. 

Setelah itu, rombongan meninjau dan melihat secara langsung pelayanan kesehatan dan fasilitas kesehatan yang dilakukan di Puskesmas Mannem.

Dalam kunjungan ini Menko PMK juga melihat langsung kartu Indonesia sejahtera (KKS) yang merupakan PKH yang merupakan program dari Presiden RI, Joko Widodo. 

PKH ini merupakan salah satu program yang dapat membantu masyarakat kecil yang ada diberbagai kampung, terutama yang ada di Papua. “Ini saya kasih oleh-oleh dari Pak Presiden. Ini merupakan bingkisan yang diberikan langsung oleh pak Presiden,” kata Efenddy kepada Agus Lambe saat menyerahkan bingkisan sembako secara langsung.

Tak hanya memberikan bingkisan sembako dari presiden, Menko PMK juga memberikan bantuan kepada masyarakat yang diberikan secara langsung kepada para orang tua dan anak-anak yang ada di Kampung Sukarejo. Selain itu, diberikan secara simbolis masker kepada pemerintah daerah untuk dibagikan kepada masyarakat yang ada di Kabupaten Keerom.

Sementara itu, Bupati Keerom, Piter Gusbager mengungkapkan bahwa kunjungan Menko PMK ke Kabupaten Keerom yaitu untuk melakukan uji petik kepada penerima manfaat dari PKH, bantuan langsung tunai (BLT) dan program belanja langsung di warung atau e-warung.

“Menko PMK sudah melakukan uji petik di beberapa keluarga penerima manfaat, baik yang asli Papua. Ada beberapa contoh keluarga yang dikunjungi maupun non Papua. Semua datanya sudah ambil,” ungkapnya.

Melalui kunjungan ini, Bupati Gusbager menegaskan bahwa pemerintah di bawah Presiden Joko Widodo ingin memastikan melalui Menko PMK bahwa program yang diturunkan oleh pemerintah kepada masyarakat benar-benar tepat sasaran. “Tadi  kita bisa lihat bantuan langsung tunai (BLT), termasuk sembako yang diberikan pemerintah semuanya di cek,” katanya.

Tak hanya itu, Gusbager menyampaikan bahwa dalam kunjungan kerja ini Menko PMK juga memberikan bantuan masker yang diberikan secara simboli kepada Pemda Keerom dan langsung dirinya selaku kepala daerah. Masker ini akan dibagikan kepada seluruh warga masyarakat. “Ribuan bantuan masyarakat yang diberikan ini nanti akan kita bagikan kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Keerom,” ujarnya.

Gusbager melihat, masyarakat begitu manyambut gembira kehadiran Menko PMK di negeri tapal batas. Apalagi, masyarakat di Kabupaten Keerom hampir sekitar 90 persen ikut memenangkan Presiden Jokowi selama dua periode ini. Oleh karena itu, selaku kepala daerah dirinya telah meminta kepada Menko PMK untuk menitipkan salam kepada Presiden Jokowi.

“Saya berpesan kepada Menko PMK bahwa titip salam buat kami dari Kabupaten Keerom dan minta Pak Jokowi bisa mengunjungi tapal batas kami Kabupaten Keerom yang sebenarnya dari segi strategis nasional kawasan ini memiliki garis batas negara RI-PNG terpanjang yaitu 150 Km,” pungkasnya. (bet/nat)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: