Beranda Merauke Hari Ini Diduga Cabuli Anak Didiknya, Oknum Guru Disidang

Diduga Cabuli Anak Didiknya, Oknum Guru Disidang

0
Terdakwa SS (59) yang  merupakan oknum guru saat keluar dari ruangan sidang usai menjalani sidang perdananya, di Pengadilan Negeri Merauke,  Senin (26/8). (FOTO : Sulo/Cepos )

MERAUKE – Entah apa yang ada di dalam pikiran  seorang oknum guru   SD dari Kabupaten Boven   Digoel berinisial SS (59).  Padahal,   terdakwa tinggal  satu tahun lagi  menikmati masa pensiunnya.  Pasalnya, terdakwa diduga   melakukan perbuatan  tidak senonoh terhadap seorang anak  didiknya  dengan cara meraba-raba dan memasukan jarinya ke dalam  kemaluan anak didiknya  tersebut membuatnya  harus duduk di kursi pesakitan, Senin   (26/8). 

     Jaksa Penuntut Umum  Leily Sriwidianti, SH, dalam   surat  dakwaannya, mengungkapkan, bahwa kasus  dugaan cabul ini  terjadi di salah satu SD Inpres di Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, sekitar   bulan Mei 2019 lalu.

   Berawal saat korban  sebut saja Mawar  yang baru berusia 8 tahun ini sedang berada  dalam ruangan kelas   bersama dengan seorang temannya. Kemudian terdakwa masuk   kemudian duduk di meja guru yang berada di depan kelas.  Kemudian  terdakwa memangil korban  untuk maju kedepan dan menyuruhnya berdiri di samping  terdakwa. Saat korban sudah duduk di samping   terdakwa, terdakwa kemudian mulai melakukan aksinya dengan cara meraba-raba dan memasukan   jarinya ke dalam kemaluan korban. 

  Setelah  itu,  terdakwa memberikan uang  Rp 50.000  kepada korban sambil meminta korban untuk tidak memberitahukan kepada siapa-siapa. Setelah itu,  korban kembali ke tempatya semua dan bermain bersama dengan teman-temannya sambil menunggu waktu pulang sekolah.   Terdakwa masih sempat memanggil  korban, namun  korban tidak mau lagi datang sehingga terdakwa  langsung keluar dari ruangan kelas.   Setelah  orang tua korban mengetahui kasus ini, langsung   melaporkan ke Polres Boven Digoel.  Akibat  perbuatannya tersebut, terdakwa dijerat  UU Perlindungan  Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (ulo/tri)   

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here