Dilepas Bak Seorang Missionaris

By

JAYAPURA-Meski hanya menjabat selama 10 bulan 13 hari, nama Laksamana Pertama TNI Yeheskiel Katiandagho, SE, MM ternyata menjadi sosok pemimpin yang dicintai. Ini terlihat jelas dari pelepasan jenderal bintang satu ini yang kemudian akan merapat ke Koarmada III sebagai kepala staf. Laksamana Yeheskiel akan digantikan Kol. Marinir Feryanto Parmadean Marpaung. Kecintaan prajurit terhadap Yeheskiel terlihat saat dilakukan upacara lepas sambut di Mako Lantamal X.
Hampir seluruh anggota termasuk yang berstatus PNS Lantamal dan para istri prajurit menahan air mata. Bahkan ada salah satu PNS yang mengantar hingga ke pintu mobil tepat di pintu gerbang sambil menyeka air mata.
Laksamana Yeheskiel sendiri terlihat ikut meneteskan air mata ketika harus menyalami satu persatu anggotanya.
Ia bahkan harus diambilkan tisu oleh sang istri karena sempat menitikkan air mata. Suasana haru saat proses lepas sambut ini sangat terasa karena ibu – ibu istri perwira juga terlihat berat melepas komandannya.
Bahkan salah satu wartawan bernama Renol ikut terharu dan menganggap jenderal TNI AL ini diterima dalam lingkungan kerjanya. “Banyak yang sedih padahal beliau hanya 10 bulan lebih. Ini artinya beliau memang diterima dan disayang prajuritnya,” singkat Renol.
Namun di sini Yeheskiel tetap berpesan agar seluruh prajurit harus bisa bekerja cerdas, cermat dan tuntas dengan jiwa yang tulus.
Ia juga meminta agar prajurit Lantamal X peka dengan apa yang diinginkan masyarakat dan sebisa mungkin membantu kekurangan yang dibutuhkan masyarakat. “Harus peka terhadap situasi dan dinamika lingkungan social dan responsif terhadap segala perubahan yang berkembang. Lalu jangan biarkan masyarakat kebingungan, kalau ada soal tolong bantu dipecahkan,” titip Yeheskiel di hadapan ratusan prajuritnya, Jumat (2/7).
Setelah menjalani upacara lepas sambut Yeheskiel bersama istri langsung menuju gereja untuk beribadah. Terlihat juga dalam lepas sambut tersebut beberapa tokoh masyarakat yang hadir untuk memberi ucapan perpisahan.
“Ini seperti melepas sosok missionaris, beliau cuma sebentar tapi mampu berbaur dengan kami dan berbagi kasih,” ujar salah satu tokoh masyarakat dalam acara tersebut. (ade/nat)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: