Diminta Biaya, Peserta BPJS Kesehatan Diminta Lapor

By

MERAUKE-Kabid SDM, Umum dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan  Cabang Merauke Itar Prihartono meminta  peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),  apabila  berobat  ke dokter keluarga atau  fasilitas  kesehatan  yang  ditanggung oleh  BPJS Kesehatan dan  masih dimintai biaya untuk segera melaporkan kepada pihak BPJS Kesehatan. 

  “Kalau masih ada  yang  meminta biaya  kepada pasien tolong dilaporkan  kepada kami.  Kami akan melakukan investigasi.  Kalau memang  benar masih  meminta  biaya kepada pasien maka kami akan    berikan sanksi,’’ tandas Itar Prihartono, baru-baru ini.    

    Itar Prihartono  mengatakan, sanksi yang diberikan  tersebut  tidak main-main. Mulai  dari   teguran   sampai  pada pemutusan perjanjian kerja sama (PKS).  

  Dia  mencontohkan,  beberapa  waktu lalu di Sorong ada sebuah  rumah sakit    yang dalam  memberikan jasa pelayanan    bagi para peserta  JKN  masih meminta   biaya kepada pasien. Termasuk   para anggota dari rumah sakit  tersebut ketika operasi  melahirkan masih membayar    disuruh membayar sampai Rp 8 juta.

   “Bagaimana  tidak merinding.  Bagaimana dengan masyarakat yang berobat ke sana. Anggotanya sendiri  masih diminta membayar. Jadi    BPJS kesehatan  tidak menutup mata. Jika pelayanannya tidak sesuai yang kita  tetapkan, sesuai dengan PKS yang  kita sudah  tandatangani tidak perlu   tunggu  1 tahun baru kita putus.  Kalau pelayanan tidak sesuai maka   biar mungkin baru 3 bulan  berjalan kita  putus. Kita tidak pusing,’’ tandasnya.   

  Kendati demikian, Itar Prihartono mengaku  bahwa untuk Merauke sampai saat ini belum ada  ditemukan adanya  dokter  keluarga atau  sarana kesehatan yang  telah  bekerja sama dengan BPJS Kesehatan  ditemukan   tidak sesuai dengan PKS.   

  “Kalau Merauke  kita belum temukan.  Ini  karena belum   ada  masyarakat   yang    melaporkan. Mungkin   karena masih banyak  masyarakat yang  takut melapor.    Mungkin dia  berpkir karena  masih mau berobat ke sana. Jangan, laporkan saja.  Karena  kita ingin pelayanan yang diberikan  oleh BPJS  Kesehatan secara maksimal  dan dirasakan  oleh peserta BPJS  Kesehatan. Karena tiap bulan mereka membayar iuran. Kalau dia  tidak mendapatkan pelayanan secara maksimal  maka pasti dia  akan  mikir  untuk bayar iuran  secara rutin tiap  bulannya,’’  tandasnya. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: