Dinas Pariwisata Berikan Pelatihan Bagi Pemandu Outbound 

By

Penyematan kartu tanda peserta pelatihan outbound di Dinas Pariwisata Kota Jayapura oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Jayapura Erid Rumansara di Hotel Maxone Jayapura, Kamis (24/11) kemarin. (FOTO: Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pariwisata Kota Jayapura melaksanakan kegiatan pelatihan pemandu outbond mulai tanggal 24-26 November 2022   di Hotel Maxone Jayapura.

  “Kami sangat mendukung pelatihan ini, karena pelatihan outbound bertujuan untuk memberi pemahaman kepada peserta pelatihan, agar dalam melaksanakan tugas sebagai pemandu mengetahui dampak atau resiko yang dapat terjadi terhadap wisatawan sehingga dapat diminimalisir,’’ungkap Pj Wali Kota Jayapura Frans Pekey dalam sambutannya yang dibacakan Asisten II Setda Kota Jayapura Bidang Pembangunan dan Perekonomian B Widhi Hartanti.

   Dijelaskan, pelatihan ini juga untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi dan kompetensi para pemandu wisata  buatan atau outbond agar dapat memenuhi standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bidang eksperiential. Untuk itu, para peserta yang mengikuti kegiatan ini harus bisa secara maksimal mengikutinya dengan baik, jika tidak tahu bisa langsung bertanya kepada narasumbernya.

  Diakui Potensi wisata Outbound harus bisa disikapi baik oleh setiap pelaku wisata dalam rangka pembangunan pariwisata berkelanjutan. Dan saat ini destinasi wisata di Kota Jayapura memang lebih banyak wisata pantai dan belum banyak outbond. Karena itu,  diharapkan melalui pelatihan ini bisa memotivasi   dan terus mengembangkan potensi pariwisata melalui wisata outbond. Melalui pelatihan ini tidak hanya pelatihan biasa saja tetap harus bisa membentuk komitmen dalam satu komunitas untuk membangun wisata outbound di Kota Jayapura.

  Sementara itu,  Ketua panitia Kegiatan Felson Mambrasar yang juga Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kota Jayapura  menjelaskan bahwa  pelatihan pemandu outbound bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi dan kompetensi, fase agar dapat memenuhi SKKNI bidang kepemanduan outbound atau fasilitator atau eksperiential.

   Sasaran yang harus dicapai dari pelatihan ini, peserta mengetahui dan memahami bagaimana merencanakan dan melaksanakan pemanduan kegiatan wisata outbound, peserta dapat mengetahui dan memahami bagaimana menangani resiko dalam kegiatan. Pelatihan ini akan berlangsung selama tiga hari dari Kamis (24/11) hingga Sabtu (26/11). Peserta pelatihan melibatkan HPI Kota Jayapura, ASITA, Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Kodam XVII Cenderawasih DLHK, metode pelatihan materi 50 %, diskusi 20% dan praktek 30%.(dil/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: