Beranda Merauke Hari Ini Dinilai Bermanfaat, Kerja Sama IOM Diminta Diperpanjang

Dinilai Bermanfaat, Kerja Sama IOM Diminta Diperpanjang

0
Para peserta sosialisasi yang terdiri dari tokoh masyarakat, agama,  adat dan Bhabikamtibmas dari Polsek Sota, Tanah Miring dan Bupul di Aula Mapolres Merauke, Selasa (27/8).  ( FOTO : Sulo/Cepos )

MERAUKE- Kapolres Merauke AKBP Bahara Marpaung, SH, kerja sama Kepolisian dengan International Organization for Migration  (IOM)  dapat diperpanjang.  Sebab,  menurutnya kerja sama  IOM dengan kepolisian selama  ini memberi manfaat yang cukup besar. ‘’Kerja sama dengan IOM  selama  ini cukup banyak manfaatnya yang kami rasakan,’’ kata  Kapolres Bahara Marpaung saat membuka sosialisasi Road Map  pengembangan forum kemitraan Polisi dan masyarakat  untuk mendukung keberlanjutan Pemolisian Masyarakat di Provinsi Papua, Papua Barat dan Maluku, di Aula    Mapolres Merauke, Selasa (27/8). 

     Kapolres mencontohkan, apabila ada kejadian  di kampung atau di distrik termasuk  di   Polres Merauke pihaknya selalu mengedepankan kearifan lokal.  Selalu mengedepankan kerja sama  dengan Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM).   Sebab, di FKPM   cukup  lengkap. Karena di sana ada dari  tokoh masyarakat, dari masyarakatnya,  ada dari pemerintahannya  dan Bhabikamtibmas serta Babinsa.  

   “Apabila ada masalah di kampung itu, saya selalu sampaikan kepada Pak Kapolsek silakan diselesaikan   oleh kepala kampung atau   oleh tiga pilar  yang ada di kampung dimana ada babinsa, ada Bhabinkamtibmas dan ada tokoh-tokoh masyarakat. Artinya tidak semua permasalahan yang ada di kampung itu  harus diproses dan dibawa  ke pengadilan. Kalau bisa diselesaikan  di kampung, maka manfaatnya jauh lebih besar,’’ jelasnya. 

  Sebab, bila semua masalah di kampung jauh dibawa ke  pengadilan maka  yang akan dipikirkan bagaimana dengan transportasinya, akomodasinya dan sebagainya. Biayanya akan sangat besar. ‘’Jadi saya berterima kasih  karena di beberapa Polsek,   selalu kita selesaikan dengan kearifan lokal dan  itu dianggap selesai,’’ tandasnya. 

     Soal sosialisasi Road map Pengembangan Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM)   menurut Kapolres, bahwa apa yang disosialisasikan tersebut, sebenarnya sebagian di dalamnya sudah dilakukan selama ini dalam menyelesaikan persoalan-persoalan yang terjadi di masyarakat.  

  ‘’Kenapa saya mengusulkan kepada IOM untuk diperpanjang, karena saya melihat ini banyak sekali manfaatnya. Bisa bertemu, bertatap muka dan bekerja sama,’’ tandas Kapolres. 

   Sebab, lanjut Kapolres,   dengan keterbatasan  personel, sarana dan prasarana  yang ada, pihaknya tidak memiliki kemampuan untuk menangani  semua permasalahan yang ada    tanpa  dukungan dan bantuan dari semua stakeholder yang ada, sehingga   dibentuk yang namanya Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM). 

  “Idealnya 1 polisi bisa menangani 200  masyarakat dan maksimal 400. Tapi kita di Merauke  perbandingannya antara 1:600. Artinya 1 polisi menangani   600 warga,’’ jelasnya. 

  Kapolres juga menyampaikan  terima kasih kepada tokoh agama,  tokoh masyarakat dan adat  yang hadir tersebut   sehingga sampai sekarang ini Kabupaten Merauke  masih  tetap  kondusif. Menurut Kapolres, itu semua berkat  komunikasi dan  koordinasi  dengan semua  tokoh   yang ada selama ini di Merauke.  

    Untuk diketahui, Pemolisian masyarakat adalah sebuah perubahan   paradigma  yang dibentuk atas landasan kemitraan Polisi dan masyarakat dalam rangka mengatasi gangguan keamanan dan ketertiban lingkungan. Polmas adalah sebuah bentuk pemolisian dimana polisi dilihat sebagai mitra masyarakatdan bersama-sama mencapai keadilan dan pelayanan kepolisian yang prima.    (ulo/tri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here