Beranda Merauke Hari Ini Dinkes Putus Kontrak PT Putra Marindo

Dinkes Putus Kontrak PT Putra Marindo

0
Pertemuan antara Komisi C DPRD Merauke dengan Dinkes dan Inspektorat Kabupaten Merauke terkait  puskesmas prototipe Jagebob yang  terbengkalai, Jumat  (27/9). (FOTO : Sulo/Cepos )

MERAUKE-Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke  akhirnya memutuskan kontrak  kerja  dengan PT  Putra Marindo, perusahaan yang mengerjakan  Puskesmas Prototipe  yang ada di Distrik Jagebob.  Pemutusan  kontrak ini  diungkapkan  Plt Kepala Dinas  Kesehatan Kabupaten Merauke Dra. Erni Siahaya   di hadapan Komisi  C DPRD Kabupaten Merauke   yang dipimpin Wakil Ketua II DPRD  Merauke Ir. Drs Benjamin Latumahina, didampingi Ketua  Komisi C Hengky Ndiken, di ruang rapat Komisi C DPRD Merauke, Jumat  (27/9).

   Erni Siahaya menjelaskan  bahwa kontrak  pekerjaan dilakukan pada 17 Mei 2018 dengan masa kontrak  selama 180 hari kalender   sehingga  pekerjaan tersebut sampai 13 November 2018 harus selesai.  Sumber daya,    Dana Alokasi Khusus Afirmasi 2018  dengan nilai Kontrak lebih dari  Rp 7 miliar.  Namun sampai masa kontrak, pekerjaan  belum selesai  sehingga pihaknya memberikan addendum selama 30 hari kalender.  

  Meski dilakukan addendum, namun  pekerjaan juga belum selesai  sehingga diberikan lagi kesempatan selama 50 hari kalender  sampai 1  Februari 2019.    Namun belum selesai  juga  sehingga diberikan lagi kesempatan  selama 50 hari untuk menyelesaikan. Namun   pekerjaan juga belum selesai, sehingga  terpaksa dilakukan  pemutusan  kontrak dengan   PT  Putra Marindo  tersebut.  Pemutusan kontrak dilakukan pada 28 Mei 2019. 

   Sementara    itu,   Pejabat Pembuat Komitmen  R. Simbiring mengungkapkankan bahwa  atas  pemutusan  kontrak yang dilakukan  terhadap perusahaan yang  telah mengerjakan puskesmas prototipe  tersebut  telah  diberikan  teguran dan  denda  atas keterlambatan  pekerjaan. Dimana   denda yang diberikan  terhadap perusahaan yang mengerjakan puskesmas Prototipe  Jagebob  ini sebesar Rp 900 juta sehingga dengan dana   yang masih tersisa   yang belum dibayarkan  kepada  perusahaan tersebut dengan denda  tersebut apabila dikembalikan  maka masih cukup untuk menyelesaikan pekerjaan yang    belum selesai tersebut. (ulo/tri)  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here