Disdik Tindaklanjuti Pemberian Sanksi Tiga Guru

By
Anak-anak Nggolar  yang tak  lain  murid-murid  SD yang ada di kampung  tersebut yang merupakan   generasi penerus    masa depan yang butuh  kehadiran seorang guru  di kampung  tersebut.   ( FOTO: Sulo/Cepos )

MERAUKE – Tiga guru yang tidak melaksanakan tugas di Kampung Nggolar yang tidak melaksanakan tugas selama kurang lebih setahun telah ditindaklanjuti oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Merauke. 

   Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke Thiasony Betaubun, S. Sos, M. Pd, M. Si, dikonfirmasi seusai membuka lomba Saint tingkat SD, di Hotel Halongen, mengungkapkan, pihaknya telah menindaklanjuti perintah bupati tersebut secara administrasi.   

   “Secara administrasi sudah kita tindaklanjuti, perintah bupati tersebut,” katanya. 

   Selain pengembalian gaji selama setahun yang diterimanya, lanjut Thiasony, juga akan diberikan sanksi lainnya berupa penundaan kenaikan  kepangkatan.  Langkah lain yang dilakukan dengan mengirim guru lain ke Nggolar untuk menggantikan ketiga guru tersebut. 

   “Kita sudah kirim  guru lain mengganti ketiga guru tersebut,” jelasnya. 

   Thiasony Betaubun mengaku, kondisi yang terjadi di Kampung Nggolar tersebut juga terjadi hampir di sejumlah sekolah yang ada di pedalaman khususnya kampung-kampung lokal. “Tapi ini memang masalah klasik yang terjadi setiap tahunnya,” katanya. 

  Apalagi jelas dia, formasi guru SD sangat terbatas. Sementara setiap tahunnya terjadi pengurangan jumlah guru karena pensiun atau karena meninggal dunia. “Untuk formasi penerimaan guru tahun 2018, ada 160 untuk guru. Tapi jumlah ini belum memenuhi kebutuhan guru kita khususnya tingkat SD,” tambahnya.(ulo/tri)  

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: