Dishub Papua Bantu Perbaiki Fasilitas Keselamatan

By
Pengecatan marka jalan Yang dilakukan dinas Perhubungan Provinsi Papua di Kota Wamena. ( FOTO: Denny/ Cepos )

WAMENA-Dinas Perhubungan Provinsi Papua membantu sejumlah fasilitas keselamatan (faskes) untuk masyarakat di Kabupaten Jayawijaya diantaranya dengan pengecatan marka jalan di beberapa titik di Wamena yang sudah tidak jelas lagi baik siang maupun malam hari.

    Kepala Dinas Perhubungan Jayawijaya Pardomuan Harahap, mengatakan faskes yang dibantu misalnya pengecatan 6.600 meter marka jalan, 10 RPPJ, 15 rambu biasa, ini dilakukan agar masyarakat bisa mengerti terhadap rambu –rambu keselamatan dijalan saat ia berkendara baik kendaraan roda empat atau pun roda dua. 

  “Faskes yang diberikan ini sangat penting sekali karena menyangkut keselamatan. Apalagi kita di Jayawijaya, terutama untuk faskes belum sepenuhnya terpasang,”ungkapnya, Rabu (18/12) kemarin

  Pardomuan mengatakan faskes marka jalan berwarna putih itu diberikan untuk enam ruas jalan padat kendaraan di pusat kota, ia juga mengaku jika dalam pengecatan ini rata –rata tanda rambu marka jalan ini sudah hilang karena sering dilalui kendaraan, sehingga ini merupakan langkah untuk membenahi fasilitas keamanan yang ada di Wamena.

  “Ruas jalan yang kita cat marka adalah Jalan Yosudarso, Bhayangkara, Ahmad Yani, Tamrin, Sinapuk ada enam ruas itu bantuan Dinas Perhubungan Provinsi. Kita dapat 6.600 meter,” katanya.

  Selama ini Dishub Jayawijaya sudah memasang marka jalan sesuai standar, hanya saja kualitas bahan menggunakan cat biasa yang hanya mampu bertahan 1-2 bulan. Sementara bahan yang diberikan oleh dishub Papua bisa bertahan 3-4 tahun.

  “Ini bahannya lain untuk pengecatan marka jalan ini, sehingga akan bertahan lama dan tidak mudah luntur meskipun terkena hujan panas, minyak sekalipun,”bebernya

  Untuk Faskes lain yang dipersiapkan pengiriman dari Jayapura ke Jayawijaya akhir tahun ini, Kata Harahap, adalah 10 Rambu Petunjuk Pendahulu Jurusan (RPPJ) dan 15 rambu biasa, serta dua kendaraan roda dua. Ia mengharapkan masyarakat ikut merawat sejumlah faskes yang terpasang di Jayawijaya. 

  Sementara itu di tempat yang sama, Pelaksana Pengecatan Marka Jalan Meki Faidiban mengharapkan marka jalan yang dibuat bisa mengedukasi masyarakat berlalu lintas secara tertib atau mengendarai kendaraannya tidak melewati tanda yang telah dipasang ini agar terhindar dari kecelakaan.

  “Marka itu salah satu fasilitas keselamatan jalan. Jadi walau jalan sudah diaspal sangat baik tetapi belum memiliki fasilitas kesehatan, jalan itu belum memenuhi keselamatan berlalu lintas,” katanya. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: