Disperindagkop Papua Fokus Kembangkan Produk Unggulan

By

Kadisperindagkop,UKM dan Tenaga Kerja Provinsi Papua, Omah Laduani Ladamai, saat diskusi dengan pengusaha Papua dan peneliti kopi guna membahas produk unggulan kopi Papua yang didorong bisa di merambah di jual ke pasar ekspor. (FOTO:Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Kepala Dinas Perindagkop, UKM dan Tenaga Kerja Provinsi Papua, Omah Laduani Ladamai mengatakan dalam Menindaklanjuti  arahan  Presiden Joko Widodo dan menteri terkait dalam mendorong produk unggulan di daerah yang bisa dilakukan ekspor maka untuk di Papua sendiri produk unggulan yang akan dilakukan ekspor baru 5 produk unggulan ini juga dalam dalam membantu pemulihan ekonomi di daerahnya.

 Kadis menjelaskan, setiap pemerintah daerah di provinsi diberikan 10 pilihan unggulan produksi daerahnya dan untuk di Papua paling tidak telah ditentukan ada 5 komoditas yang bisa diekspor pertama adalah perikanan dan Kelautan, kopi, kayu, sagu dan handicraft atau hasil kerajinan tangan

  ” 5 Komoditas ekspor ini yang kita sama-sama perbaiki dan kita optimalkan untuk bisa dipasarkan di daerah maupun luar negeri dan untuk bisa berjalan dengan lancar, maksimal tentu harus butuh dukungan semua pihak antara lain dari Bea Cukai, balai karantina semua standarisasi peraturan bisa ditempuh agar bisa berjalan lancar,”ungkapnya, Selasa (4/1)kemarin.

 Dijelaskan, suatu contoh kecil keuntungan di Papua adalah berdekatan dengan negara PNG seperti perbatasan pintu masuk di Skouw, Distrik Muara Tami,  Kota Jayapura dan di Sota, Kabupaten Merauke bisa ditetapkan beberapa produk tersebut, sehingga neraca perdagangan Provinsi Papua dengan negara PNG melalui lintas batas wilayah perbatasan bisa semakin baik.

Yang berikutnya untuk mendorong produk unggulan ini harus dilakukan jada tim kurasi di setiap daerah. Karena tim kurasi ini sangat penting di daerah untuk seleksi produk yang ada di daerah dan ini sangat vital karena kalau tanpa tim kurasi tentunya produk-produk yang membanjiri pasar tentu tanpa selektif dengan baik.

 Sehingga tim kurasi akan dibentuk dan Disperindakop telah mengajak beberapa pihak untuk sama-sama membentuk satu tim kurasi dengan harapan tim kurasi ini yang bisa menyeleksi semua barang-barang tersebut dan kolaborasi dengan Kadin Provinsi maupun kabupaten, kota dengan pihak perbankan dengan SKPD, Balai karantina, Bea Cukai dan pihak lainnya.

 “Mudah-mudahan di awal Tahun 2022 bisa melakukan pertemuan yang sifatnya kuratif dan membangun sinergitas yang kuat antara stakeholder di Papua sehingga pencapaian target ekspor dari beberapa komunitas unggulan yang diuraikan tersebut mudah-mudahan bisa tercapai dengan baik Tahun 2022  rangka pemulihan ekonomi nasional,”Pungkasnya.(dil/gin)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: