Ditargetkan 60-an Tower Jaringan Telepon Dibangun di Kab. Jayapura

By

BTS yang dibangun pemerintah pusat melalui pihak ketiga di salah satu kampung di Kabupaten Jayapura. (FOTO:Robert Mboik Cepos)

SENTANI- Keterisolasian dari sisi telekomunikasi di Kabupaten Jayapura,  khususnya di daerah-daerah terpencil sebentar lagi teratasi . Hal ini setelah pemerintah pusat melalui pihak ketiga, difasilitasi oleh pemerintah Kabupaten Jayapura dalam hal ini Dinas Komunikasi dan Informatika sedang membangun sekitar 60-an tower jaringan telepon di sejumlah kampung yang belum terjangkau oleh jaringan internet dan telepon seluler. 

 Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura Gustav Griapon menjelaskan, pembangunan tower jaringan telepon ini merupakan program dari Bakti Kominfo Masuk Kategori Non 3T. Untuk tahap pertama di Bulan Agustus ada 17 tower jaringan telepon yang dibangun, kemudian yang sudah selesai ada 14. Sedangkan ada 3 tower sempat tertunda pembangunannya. Yakni  di Kampung Pagai, Kampung Aurina dan ada salah satu kampung di Distrik Yokari. “Jadi ada tiga yang terkendala,”ujarnya.

 Di Distrik Airu tertunda karena proses drop material ke titik pembangunan yang sangat sulit.  Karena harus menunggu air naik baru bisa melakukan proses drop bahan-bahan bangunan dan sekarang mereka sedang melakukan proses pembangunan.  Kemudian di Distrik Kamikaro, pengangkutan bahan bangunannya harus menggunakan helikopter.

“Di tahap kedua untuk Kabupaten Jayapura ada tambahan  belasan side. Sesuai dengan surat yang masuk pada tanggal 24 Oktober,  untuk Kampung Oyengsi, Yenggu Lama, Kampung Benyom, Kampung Imsar, Kampung Bundru , Kampung Ongen Jaya, Takwa Bangun, Hamongrang, Kampung Dondai dan kampung Yakonde,” jelasnya.

 Terbaru ada lagi surat masuk dari PT. IBS untuk penambahan tower lagi yang akan dibangun. Yakni di Kampung Benguin Progo, Kampung Kuansu, Kampung Nambom, Kampung Sarwa Jaya, Kampung Nawa Mulia, Taqwa Bangun, Kampung Sarmai Atas dan Kampung Puai.

“Target ada sekitar 60  tower yang akan dibangun di seluruh wilayah ini , khusus di daerah daerah terpencil dan sementara dikerjakan ataupun drop logistik,”imbuhnya.(JawaPos.com) 

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: