Dramatis, SMAN 3 Hentikan Langkah Smansa

By

IMPRESIF : Alloysius Theodorus Opkan (kanan) menjalankan peran krusial sebagai pengatur serangan bagi SMAN 3 Jayapura saat mengalahkan SMAN 1 Jayapura pada lanjutan Honda DBL 2021 Papua Series di GOR Waringin Kotaraja, kemarin (1/12). (foto: Erianto/Cepos)

JAYAPURA – Secara dramatis, tim putra SMAN 3 Jayapura berhasil memastikan tiket lolos ke semifinal Honda DBL 2021 Papua Series. Anak-anak SMAN 3 Jayapura sukses mengandaskan langkah SMAN 1 Jayapura dengan keunggulan tipis 39-36 pada laga yang berlangsung sengit di GOR Waringin Kotaraja, Rabu kemarin (1/12).

Putra SMAN 3 Jayapura yang tampil tanpa beban, berhasil unggul lebih dulu dengan skor 13-9 menutup kuarter pertama. Kemudian pada kuarter kedua, SMAN 3 kembali mengungguli Smansa (julukan SMAN 1 Jayapura) dengan skor 22-14. SMAN 3 tetap mendominasi pada kuarter ketiga setelah mengumpulkan 10 poin untuk membuat skor menjadi 32-23. 

Menginjak kuarter terakhir, performa SMAN 3 Jayapura sedikit mengendur. Sebaliknya, Smansa justru meningkatkan intensitas permainan mereka dengan aktif melakukan pressure. Demi mengejar ketertinggalan mereka. Alhasil, Smansa pelahan namun pasti berhasil memperkecil defisit poin. Pada kuarter ini Smansa mengumpulkan 13 poin. Sedangkan SMAN 3 Jayapura mencetak tambahan 7 poin, yang cukup mengamankan keunggulan mereka. Sekaligus, memastikan tiket lolos ke semifinal.

Asisten pelatih kepala SMAN 3 Jayapura, Aidhyel Priathama mengaku, seluruh pemainnya mampu menerapkan segala strategi yang ia terapkan. Sehingga itu menjadi salah satu kunci kemenangan mereka.

“Walaupun persiapan kurang matang, dengan persiapan hanya sebulan, tapi saya punya anak-anak ini pintar, karena materi yang kami berikan itu cepat dimengerti dan semua pola yang saya kasih dalam lapangan diterapkan dengan rapi, sangat rapi,” ungkap Aidhyel.

Christian Salamuk tampil sebagai pendulang angka terbanyak bagi skuad SMAN 3 Jayapura. Student-athlete berposisi forward yang mengenakan jesey nomor 25 ini mengemas 9 poin dari 27 menit 50 detik bermain. Disusul oleh Thomas Tabuni dan Gabriel D. Randongkir yang masing-masing mengemas tambahan 8 poin. 

Dari Smansa Jayapura, Harry Wahyu Junior Wambruw tampil sebagai mesin utama dengan mengemas 16 poin dengan durasi penampilan 27 menit 18 detik. Walau harus kecewa lantaran timnya gagal melangkah ke babak selanjutnya, setidaknya namanya tertera dalam BEat The Record. Torehan 16 poin dalam laga kemarin itu menempatkannya sebagai Top Point Leaders sementara kategori putra pada Honda DBL 2021 Seri Papua. 

Sementara itu, pelatih kepala Smansa Jayapura, Hendrik Deda tak banyak berkomentar. Ia hanya mengakui bahwa tim lawan memang bermain lebih baik dari mereka. “Memang tim lawan (SMAN 3) bermain lebih baik dari kami,” pungkas Deda.

Hasil ini membuat Smansa Jayapura harus mengubur dalam-dalam mimpi mereka untuk mengulang kisah manis tahun 2017-2018, saat mereka berhasil merasakan back-to-back champion, atau juara dua musim beruntun. 

Di partai semifinal, SMAN 3 Jayapura akan menantang juara bertahan, SMA YPPK Teruna Bakti yang akan digelar, Jumat (3/12) besok. (eri/gin)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: