Dua Kelompok Warga Diminta Tidak Buat Gerakan Tambahan

By

Wakil Ketua Komisi A DPRD Jayawijaya, Senius Hilapok saat berupaya memberikan pemahaman kepada kelompok massa yang saling aksi bentrok, Senin, (14/11). Kedua kubu akhirnya sepakat berdamai. (FOTO: Denny/ Cepos )

WAMENA– Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jayawijaya sangat menyayangkan adanya bentrokan yang terjadi selama dua hari oleh kelompok Woken dan kelompok Costan Elopere.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Jayawijaya, Senius Hilapok menyatakan, sangat berterima kasih kepada Polres Jayawijaya dan jajarannya yang telah berupaya melarai bentrokan yang terjadi selama dua hari dan saat ini sudah ada kesepakatan untuk mengakhiri pertikaian tersebut.

“Saya mewakili warga dari Distrik Ibele dan Tailarek memberikan apresiasi kepada Kapolres Jayawijaya yang sudah menfasilitasi perdamaian bagi dua kubu tersebut, artinya Kapolres, komandan Brimob BKO dan Brimob Papua bisa turun melakukan tatap muka dengan masyarakat hingga bentrokan ini diakhiri,”ungkapnya Senin (14/11) kepada Cenderawasih Pos via selulernya.

Senius juga mmenegaskan, seluruh tokoh -tokoh dari dua kelompok massa yang bentrok sudah sepakat membuat perdamaian, oleh karena itu, kepada kedua kelompok, siapapun yang buat gerakan tambahan maka itu adalah masalah baru, karena sudah ada kesepakatan perdamaian.

“Kita akan menyelesaikan ini secara adat, saya minta agar tidk ada lagi membuat gerakan tambahan, sebab nantinya bisa memicu masalah baru lagi,”tegasnya.

Anggota DPRD Jayawijaya dari Daerah Pemilihan Distrik Ibele dan Tailarek ini mengharapkan, agar masing -masing pihak dari dua kelompok ini bisa menahan diri dan tidak saling serang lagi.

“Nanti dalam pertemuan itu kita akan bicara masalah perdamaian sekaligus penyelesaian secara adat, sebab diketahui bersama, masaalah ini muncul lantaran kecurigaan warga semata, namun kedua belah pihak sudah sepakat untuk mengakhiri bentrokan tersebut,”katanya. (jo/tho)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: