Beranda Merauke Hari Ini Dua Pasien Corona di Merauke Sembuh

Dua Pasien Corona di Merauke Sembuh

0
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr. Nevile R. Muskita didampingi Bupati Merauke Frederikus Gebze, SE, M. Si dan Kapolres Merauke AKBP Agustinus Ary Purwanto, SIK., saat menggelar jumpa pers  di Posko Covid-19, Kantor Bupati Merauke, Selasa (31/3). (FOTO: Sulo/Cepos)

Tambah Satu Kasus Positif di Mimika

MERAUKE-Kabar menggembirakan terkait penanganan pasien yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19 datang dari Kabupaten Merauke.

Dua orang pasien yaitu pasien 01 dan 02 yang sebelumnya dinyatakan positif Corona, dinyatakan sembuh setelah dirawat oleh tenaga medis dan perawat  RSUD Merauke yang memiliki keterbatasan Alat Pelindung  Diri (APD).

Pelaksana Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten  Merauke dr. Nevile R. Muskita yang dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Selasa (31/3) malam mengatakan, dari dua kali pemeriksaan pesimen yang dikirim  ke Balitbangkes Jakarta, hasilnya negatif. 

“Dengan hasil dua kali pemeriksaan pesimen dari Balitbangkes Jakarta yang menyatakan negatif, maka pasien 01 dan 02 dinyatakan sembuh,” ucap dr. Nevile Muskita. 

Terkait pemulangan kedua pasien yang telah dinyatakan sembuh ini menurut Nevile, tinggal menunggu dokter yang   menangani  pasien  tersebut. 

“Keputusan ada pada dokter yang menangani kedua pasien. Apakah bisa dipulangkan besok (hari ini, red) atau masih perlu pemulihan,” tuturnya.

Dengan adanya hasil pemeriksaan pesimen sebanyak dua kali yang menyatakan dua pasien Corona negatif, maka Kabupaten Merauke menurut Nevile Kabupaten Merauke telah keluar dari zona merah. Sebab, saat ini  tidak  ada lagi pasien  positif terjangkit Corona  atau Covid-19  yang dirawat  di RSUD Merauke yang merupakan rumah sakit  rujukan di Selatan Papua.    

Selain  hasil  pemeriksaan  laboratorium  untuk pasien 01 dan 02,  Nevile Muskita menyebutkan hasil pemeriksaan laboratorium untuk pasien 03, 10 dan 11 sudah diterima dan hasilnya negatif. 

“Ketiga pasien tersebut juga sudah  kita periksa 2 kali  dan hasilnya  negatif. Jadi sudah bisa dipulangkan. Tapi, untuk pemulangan     kembali  lagi ke    tenaga medis yang menangani di rumah sakit kapan mereka dipulangkan,” ujarnya. 

Demiakian pula dengan pasien 05 yang dua kali dilakukan pemeriksaan laboratorium dan hasilnya dinyatakan negetif. Namun pasien 05 menurut Nevile masih menjalani perawatan karena trombositnya belum stabil. “Pasien 05 masih perlu  perawatan  untuk menaikan trambositnya,” katanya.

Sampai dengan Selasa (31/3) siang kemarin, RSUD Merauke menurut Nevile telah memulangkan lima pasien yaitu pasien 04, 06, 07, 08 dan 09. Kelima pasien ini dipulangkan karena dari dua kali pemeriksaan laboratorium, hasilnya negatif. “Jadi meski kelima pasien ini sudah dipulangkan, mereka tetap dalam pemantauan medis,” jelasnya.

Meskipun demikian, Senin (30/3) lalu, RSUD Merauke kembali menerima satu orang PDP (Pasien Dalam Pengawasan). PDP yang dirawat di RSUD Merauke menurt Nevile, berjenis kelamin laki-laki dan diberi kode pasien 12.

Mengenai jumlah jumlah ODP (Orang Dalam Pemantauan), Nevile menyebutkan, jumlah ODP yang sebelumnya berjumlah 89 orang berkurang sebanyak 14 orang. Pengurangan ini terjadi setelah 14 ODP dilakukan pemantauan selama 14 hari dan semuanya dinyatakan sehat. Untuk itu, 14 ODP tersebut dikeluarkan dari daftar ODP. “Namun karena ada dua ODP dari pasien 12, maka jumlah ODP saat ini sebanyak 83 orang,”

Mantan Direktur  RSUD Merauke ini  menjelaskan  bahwa  pihaknya sengaja mempublis   hasil   pemeriksaan  laboratorium terhadap dua  pasien positif   Corona yang sudah dinyatakan sembuh ini, untuk memberikan  energi positif  kepada masyarakat agar  tidak terlalu  berada dalam  ketakutan yang berlebihan. Namun tetap  waspada dengan  mengikuti  anjuran  dan imbauan  yang diberikan  oleh pemerintah.   

“Dengan adanya pasien yang awalnya positif terjangkit  Corona kemudian menjalani perawatan dan sembuh, ini menunjukkan RSUD  Merauke mampu menangani Covid-19 ditengah keterbatasan  yang ada. Kalau kita Merauke yang duluan bikin Papua menjadi zona merah maka kita juga yang harus duluan membuat Papua menjadi zona hijau dari Covid-19,” pungkasnya. 

Sementara    itu, Bupati Merauke   Frederikus Gebze, SE., M.Si,   memberikan apresiasi    terkait dengan  kabar   gembira    tersebut.   Orang nomor satu di Merauke  ini menyampaikan   terima kasih  kepada   tenaga  medis dan perawat  yang berada di bagian  terdepan dalam menangani   pasien  baik yang sudah positif Corona, pasien  dalam  pengawasan maupun orang dalam  pemantauan. Termasuk kepada TNI-Polri, masyarakat dan seluruh stakeholder   yang ada di Merauke  yang sama-sama berjuang memerangi  penyebaran  virus Corona. 

Sementara itu, berdasarkan data terkini yang diperoleh Satgas Covid-19 Provinsi Papua, diketahui bahwa jumlah kasus positif Covid-19 di Papua telah mencapai 10 kasus. Dimana terjadi penambahan 1 kasus positif yaitu di Kabupaten Mimika.

Juru Bicara Satgas Covid 19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule menyebutkan pasien positif Covid-19 di Mimika tersebut telah mendapatkan perawatan di rumah sakit setempat.

“Untuk satu pasien positif tambahan ini sudah diisolasi di rumah sakit di Mimika,” sebut dr. Silawanus Sumule via pesan singkat, Selasa (31/3) malam kemarin.

Secara terpisah, Sekretaris Daerah Provinsi Papua, sekaligus Ketua Satgas Covid-19 Provinsi Papua, Dr. Hery Dosinaen, juga mengonfirmasi adanya penambahan satu kasus positif Covid 19 di Papua.

“Kota Jayapura sudah ada 5 pasien positif. Sedangkan di Mimika dan Merauke, masing-masing terdapat 2 pasien positif. Namun, dari perkembangan terbaru, ada penambahan kasus lagi,” ungkap Hery Dosinaen.

Sekda Dosinaen mengaku telah mendapatkan laporan bahwa 2 pasien positif Covid-19 di Merauke sudah dinyatakan negatif. 

“Di Merauke, kami terima laporan bahwa 2 pasien positif sudah negatif. Artinya, penanganan yang diberikan sudah luar biasa. Pasien yang positif itupun dalam kondisi sakit ringan sampai sedang. Mereka tidak menggunakan oksigen sebagai bantuan pernapasan. Akan tetapi, tetap diisolasi sehingga jangan sampai menularkan Covid-19 kepada orang lain,” tambahnya.

Seperti diketahui, mengacu pada data terkini Satgas Covid-19 Provinsi Papua per Selasa (31/3) malam kemarin, terkait penyebaran Covid-19 di Papua, diketahui bahwa jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) telah mencapai 44 orang. Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) telah mencapai 7.507 orang.

Untuk 44 orang PDP ini tersebar di berbagai kabupaten/kota di Papua. Di antaranya di Kota dan Kabupaten Jayapura, Merauke, Mimika, Puncak, Puncak Jaya, Jayawijaya, dan Biak Numfor. (ulo/gr/nat)  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here