Dua Pelaku Jambret Dibekuk Polisi

By

Rumaropen: Tidak Ada penyelesaian Denda Adat Untuk Pelaku Jambret dan Curanmor

WAMENA – Dua pelaku jambret di dua tempat berbeda dalam kota Wamena berhasil dibekuk aparat kepolisian, di Jalan Hom -hom dan Jalan A. Yani Wamena, Kamis (3/9). Dua pelaku yang diamankan berinisial RW dan YH, keduanya kini diamankan di Polres Jayawijaya guna ditindak lanjuti proses hukumnya.

    Kapolres Jayawijaya AKBP. Dominggus Rumaropen  ketika dikonfirmasi membenarkan adanya dua pelaku jambret yang ditangkap usai melakukan aksinya,. Keduanya langsung diamankan di Mapolres Jayawijaya guna dilakukan pemeriksaan.

    Dari kronologis awal,  untuk jambret yang dilakukan pelaku RW di jalan Hom-hom sebelumnya membuntuti korban yang dari arah Wamena Kota, yang berboncengan dengan suaminya serta membawa sebuah tas, ketika hendak melintas di depan Kantor Balai Jalan dan Jembatan kendaraan korban langsung dipepet oleh pelaku RW yang juga membawa motor dari arah sebelah kanan.

   Meskipun tangan kanan pelaku tetap memegang stir kendaraan, namun tangan kirinya berhasil merampas tas milik korban. Sontak korban berteriak dan pada saat itu ada anggota Dalmas yang sedang berpatroli langsung melakukan pengejaran, hingga berhasil menangkap RW di perumahan Pemda  bersama barang bukti serta dibawa ke Mapolres Jayawijaya.

   Sementara untuk TKP kedua, terjadi dijalan A.Yani dimana pelaku YH mengambil   HP dari dalam Noken milik mama-mama, usai mengambil noken itu pelaku YH langsung melarikan diri ke arah jalan Trikora.  Namun karena panik dikejar anggota kepolisian yang saat itu sedang berolah raga, sehingga ia membuang Hp milik korban ke pinggir jalan dan berhasil ditemukan pemiliknya dan langsung pulang tanpa membuat laporan

    Namun untuk pelaku YH berhasil diringkus dan dibawa ke Polres Jayawijaya lantaran telah melakukan aksi jambret, sehingga meskipun korban tak membuat laporan polisi, namun YH akan tetap diproses hukum sesuai dengan perbuatannya.

   “Sementara kedua pelaku RW dan YH diamakan di Polres dan saksi korban juga sedang diperiksa khususnya korban perampasan di Jalan hom -hom,”ungkapnya Kamis (3/8) kemarin.

    Kapolres mengimbau kepada warga Jayawijaya, bahwa jambret dan Curanmor masih ada di Jayawijaya, sehingga jangan warga berpikir polisi sudah kembalikan motor sebanyak 140 unit kepada pemiliknya sehingga lengah dalam mengamankan kendaraannya, ada juga motor yang tidak bisa didapatkan polisi karena Jayawijaya luas mempunyai jalur ke 8 Kabupaten pemekaran dan jalan ke 40 Distrik, ada 328 kampung.

   “Kalau pelaku melarikan hasil curiannya ke tempat -tempat tersebut sudah pasti butuh waktu lama untuk mendapatkan kendaraan itu kembali, sehingga kita harus sama -sama mewaspadai curanmor dan jambret,”jelasnya.

    Saat ini, Kata Rumaropen, mobilitas Kegiatan kepolisian melalui patroli terus digencarkan, sehingga namanya Jambret dan Curanmor tidak ada penyelesaian secara kekeluargaan, para pelaku kejahatan ini akan diproses sampai ke Pengadilan. Sebab ini merupakan kasus yang sangat meresahkan di Jayawijaya, sama seperti pelaku YH yang meskipun telah merampas HP dan membuangnya serta korban sudah mengambil Hpnya tetap tak melapor tetap akan pelau YH ditahan untuk diproses.

   “Kasus jambret ini merupakan kasus yang menonjol dan meresahkan di Jayawijaya, saya kembali tegaskan untuk pelaku jambret dan curanmor tidak ada pake bayar denda adat , tetap kita proses pidana berjalan,”katanya. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: