Dua Tersangka Kasus Korupsi Eks Pimpinan BUMN Ditahan

By

JAYAPURA-Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua menahan dua tersangka terkait kasus dugaan korupsi di dua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ada di Kabupaten Nabire dan Biak Numfor.

“Kami resmi menahan dua tersangka kasus korupsi yang terjadi di Bulog Kabupaten Nabire dan PT. Pos Indonesia Cabang Biak Numfor,” ungkap Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua, Nikolaus Kondomo dalam rilisnya, Selasa (30/3).

Dikatakan, untuk kasus korupsi di Perum Bulog Kabupaten Nabire, Kejati Papua telah menetapkan LA sebagai tersangka dan menahannya di Jayapura. Dimana LA merupakan mantan Kepala Gudang Kansilog Bulog Nabire.

Dalam kasus tersebut, diduga telah terjadi pengadaan beras fiktif pada tahun 2017 dengan kerugian negara diperkirakan mencapai Rp 10 miliar.

Sementara itu, pada kasus dugaan korupsi di PT Pos Indonesia Cabang Biak Numfor, Kejati Papua telah menetapkan Kepala Kantor Pos Biak Numfor berinisial FWB sebagai tersangka dan kini juga ditahan di Jayapura.

Kejati Papua menduga adanya penyalahgunaan wewenang yang dilakukan tersangka FWB dengan mentransfer kas perusahaan sebesar Rp 3,671 miliar ke rekening pribadinya.

“Dari hasil pemeriksaan diduga kuat uang tersebut digunakan FWB untuk bermain trading binomo,” ucapnya.

Sementara itu, Kasi Penyidikan Pidsus Kejati Papua Yusak Ayomi menambahkan untuk kedua kasus tersebut  pasal yang disangkakan yakni  Pasal 2 dan 3 UU Tipikor. “Pasal 3 maksimal 20 tahun penjara sementara pasal 2 ayat 1 maksimal 20 tahun penjara,” ucapnya.

Secara terpisah, Plt Kepala Divisi Regional Bulog Papua dan Papua Barat, Mohammad Alexander mengatakan, pihaknya tetap menghendaki agar apa yang dikorupsi dapat dikembalikan kepada perusahaan. Mengingat hal ini menganggu finansial perusahaan.

“Terkait proses penjatuhan sanksi hukuman  dan lainnya, kami serahkan kepada pihak Kejaksaan untuk memproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Harapan kami kerugiaan perusahaan bisa kembali,” pungkasnya. (fia/nat)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: