Dua Tersangka Pengeroyokan Dilepas

By

MERAUKE – Dua tersangka pengeroyokan terhadap korban Agustina Felania Alua masing-masing berinisial LM dan MM  terpaksa dilepas demi hukum. Kedua tersangka tersebut dibebaskan dari tahanan karena masa penahanan telah selesai.

   “Keduanya terpaksa dilepas karena masa penahanan sudah habis. Jadi dibebaskan demi hukum,” kata Kapolres Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum melalui Kasat Reskrim AKP Agus F. Pombos, SIK, ditemui, Selasa (7/9). 

   Kasat Reskrim menjelaskan alasan pembebasan penahanan kedua tersangka tersebut habis karena korban sendiri tidak kooperatif dalam pemeriksaan. Menurutnya, sejak kedua tersangka ditangkap, korban sekaligus pelapor langsung menuju ke Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel dengan alasan orang tuanya sakit dan harus segera berangkat. 

   “Korban belum kita periksa sudah berangkat ke Boven Digoel. Kami sudah hubungi beberapa kali untuk kita lengkapi BAP melalui pemeriksaan. Yang bersangkutan  berjanji akan segera ke Merauke tapi sampai masa penahanan kedua tersangka habis, korban tak kunjung datang. Kita tidak ada dasar lagi untuk menahan kedua tersangka itu,” jelasnya. 

   Meski kedua tersangka dilepas, tapi bukan berarti kasusnya sudah selesai.”Kasus ini tetap lanjut, tinggal kita menunggu pemeriksaan korban. Hanya kita tidak punya wewenang untuk menahan kedua tersangka. Mudah-mudahan keduanya nanti kooperatif,” harapnya. 

   Kasat Reskrim menjelaskan, kedua tersangka ditahan sejak 9 Juli 2021 dan masa penahanannya selesai pada 6 September 2021.  “Sekali lagi, kami sampaikan kepada seluruh masyarakat, ketika membuat laporan ke polisi untuk memiliki tanggungjawab untuk memberikan keterangan terhadap laporannya agar proses hukum bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.

   Kasus penganiayaan ini dialami korban 18 Juni 2021 sekira pukul 23.00 WIT. Saat itu, korban sedang berada di dapur, kemudian kedua tersangka masuk ke dalam rumah lalu menganiaya korban. Selanjutnya menyeret korban ke jalan dan memasukkan ke dalam got. Setelah itu, kedua tersangka melarikan diri. Dan pada Juli 2021, kedua tersangka yang merupakan kakak beradik itu ditangkap di rumahnya sekitar lorong Romanus depan PLTD Kelapa Lima Merauke. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: