Dua Tokoh Agama Ikut Tewas dari Penembakan Brutal

By

Salah satu korban luka-luka dalam aksi penembakan KKB di Kampung Nagolait, Kabupaten Nduga, dievakuasi ke Timika, Kabupaten Mimika, Sabtu (16/7). (Bidang Humas Polda Papua)

JAYAPURA  – Aksi penembakan brutal yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Nogolait Kabupaten Nduga pada Sabtu (16/7) harga 10 orang. Dua di antaranya ternyata tokoh agama yang biasa berkhotbah di Kenyam, Nduga.

Dua tokoh agama tersebut adalah Pdt Eliaser Baye S.Th dan Ustaz Daeng Marannu. Pendeta Eliaser sendiri merupakan gembala GKII Kemah Injil di daerah Yeretma sedangkan Daeng Marannu merupakan seorang da’i yang biasa berdakwah di Masjid Kenyam, Kampung Nogolait, Nduga.

Keduanya tewas bersama 8 orang lainnya diberondong peluru oleh KKB yang diduga oleh kelompok Army Tabuni yang merupakan anak buah dari Egianus Kogoya. Ustaz Daeng Marannu sendiri terakhir melakukan pengabdiannya mengisi khotbah Idul Adha pada Minggu (10/7) lalu di Masjid Kenyam. “Iya ada dua tokoh agama yang ikut tewas saat kejadian. Kami menyesalkan dan kutukan kejadian ini karena mereka menembak adalah warga sipil dan tak bersenjata,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal, Minggu (17/7).

Mirisnya Pdt Eliaser Baye ketika itu dikatakan hendak melerai saat KKB mulai menganiaya warga tapi dirinya juga terkena tembakan dan tewas.

Dari laporan sebelumnya diketahui Pdt Eliaser sempat berada di sekitar kios tempat kejadian dan ketika seorang KKB masuk dan mengobrak abrik kios kemudian datang belasan KKB lainnya dan meminta semua yang laki-laki keluar.

Saat itulah warga mulai dianiaya menggunakan alat tajam dan di situ Pdt Eliaser mencoba menyelamatkan beberapa warga sipil namun ia juga tertembak.

“Yang jelas ini tidak manusiawi dan tidak dibenarkan. Aparat akan melakukan penegakan hukum secara tegas kepada para pelaku,” bebernya.

Lanjut Kabid Humas, saat ini situasi di Kampung Nogolait sudah gembira dan aparat telah bersiaga untuk berjaga-jaga serta mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan. “Anggota sudah disiagakan dan kami bersama pihak terkait akan berusaha semaksimal mungkin untuk menangkap para pelaku,” tambahnya.

Kabid Humas sekaligus Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz menambahkan, jenazah ustadz Daeng Marannu pagi ini akan diterbangkan ke kampung halamannya di Sulawesi Selatan sedangkan Pdt Eliaser masih menunggu kesepakatan keluarga. (ade/nat)

Tinggalkan Balasan

You may also like

Hot News

%d blogger menyukai ini: